لوستل› دفتر ۳› د فیل بچیو د برید کونکو کیسې پاتې برخه› بيت ۱۰۶
M3:106 — تا کجا یابد کباب پور خویش / تا نماید انتقام و زور خویش
M3:106
مانا · به زبانِ تو — ستاسو ژبه · AI
Gajah itu terus mengendus sampai menemukan orang yang telah memakan anaknya, agar ia dapat melampiaskan pembalasan dendam dan menunjukkan kekuatannya.
Dalam kisah ini, seekor induk gajah mengendus mulut setiap orang dalam sebuah kafilah. Ia sedang mencari pembunuh yang telah memanggang dan memakan anaknya. Rumi menggunakan citra yang kuat ini sebagai perumpamaan.
Sama seperti sang gajah yang dapat mencium bau daging anaknya dari napas si pemakan, Tuhan—atau para malaikat-Nya di alam kubur—dapat mendeteksi dosa-dosa tersembunyi, khususnya dosa menggunjing (ghībat). Rumi secara eksplisit menyamakan menggunjing dengan memakan daging sesama (sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an). Bait ini menekankan keniscayaan pembalasan ilahi. Dosa tidak dapat disembunyikan; "bau"-nya akan selalu tercium oleh Keadilan Ilahi, yang kemudian akan menunjukkan "dendam dan kuasa-Nya" dalam bentuk hukuman yang setimpal.
- کباب
- Daging panggang; sate. Di sini digunakan secara harfiah untuk merujuk pada daging anak gajah yang dimasak.
- پور
- Bentuk arkais atau puitis dari 'پسر' (pesar), yang berarti 'anak laki-laki' atau 'putra'.
- انتقام
- Pembalasan dendam. Sebuah kata pinjaman dari bahasa Arab yang umum digunakan dalam bahasa Persia.
- زور
- Kekuatan, tenaga, kekuasaan. Mengacu pada kekuatan fisik dan otoritas untuk menghukum.
فیل مادر دهان همه را بو میکشد تا قاتل و خورندهٔ فرزندش را بیابد و از او انتقام بگیرد.
این بیت ادامهٔ داستان فیل مادر است که به دنبال قاتلان بچهاش میگردد. در بیت قبل، مولانا تصویر میکند که فیل دهان تکتک افراد را بو میکند. این بیت دلیل این کار را توضیح میدهد: فیل به دنبال بوی گوشت کبابشدهٔ فرزند خود است تا مجرم را شناسایی کند.
این جستجو صرفاً برای یافتن نیست، بلکه مقدمهای برای عمل است: «تا نماید انتقام و زور خویش». فیل میخواهد انتقام بگیرد و قدرت خود را به کسی که به او ستم کرده، نشان دهد. مولانا با این تصویرسازی حسی و قدرتمند، شدت خشم و غم مادر و حتمی بودن مجازات ستمکار را به تصویر میکشد. این داستان، تمثیلی است برای این حقیقت که اعمال پنهان انسان، بهویژه ظلم و ستم در حق دیگران (که در بیت بعد به غیبت کردن از «بندگان حق» تعبیر میشود)، اثری از خود بهجا میگذارند که از چشم حقیقتبین و قدرت قهار الهی پنهان نمیماند و سرانجام، فرد را با پیامدهای کارش روبهرو خواهد کرد.
- پور
- پسر، فرزند
- نماید
- نشان دهد، آشکار کند
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.