پڑھیے› دفتر ۵› یا حسرة علی العباد کی تفسیر› بیت ۳۴۵
M5:345 — او همی گوید که از اشکال تو / غره گشتم دیر دیدم حال تو
M5:345
معنی و شرح · به زبانِ تو — آپ کی زبان · AI
Orang yang tertipu oleh penampilan lahiriah akhirnya menyesal, menyadari bahwa ia terlambat memahami hakikat batin yang sesungguhnya.
Bait ini adalah puncak penyesalan dari seseorang yang telah tertipu. Konteksnya adalah tafsir Rumi atas ayat Al-Qur'an, Yā ḥasratan ʿalā 'l-ʿibād ("Alangkah besar penyesalan hamba-hamba itu," QS 36:30). Rumi membayangkan seorang hamba yang di Hari Kiamat menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan hidupnya dengan mengejar bentuk-bentuk lahiriah—kekayaan, status, penampilan—yang ia kira nyata dan berharga.
Ia menyalahkan "rupa-rupa" (ashkāl) yang menipunya. Rupa ini bisa berupa seorang guru palsu, ideologi yang dangkal, atau godaan duniawi yang tampak menarik. Namun, pada akhirnya, semua itu hanyalah "lilin yang padam" dan "anggur yang tumpah" (seperti disebut di bait berikutnya). Penyesalannya begitu dalam karena ia sadar terlalu lambat (dīr dīdam); ia telah menghabiskan seluruh modal hidupnya untuk sesuatu yang kosong.
Secara sufistik, bait ini adalah peringatan keras untuk tidak terpesona oleh bentuk (ṣūrat) dan melupakan makna (maʿnā). Jalan spiritual menuntut kemampuan untuk menembus selubung penampilan dan melihat hakikat (ḥāl) sejati dari segala sesuatu. Mereka yang gagal melakukannya akan menghadapi penyesalan abadi, sebuah "kerugian" yang tak bisa diperbaiki.
- غره گشتم
- Aku menjadi tertipu; aku terperdaya. Berasal dari kata Arab 'ghurūr' (tipuan, kesombongan), istilah ini menandakan keadaan tertipu oleh penampilan luar yang memesona.
- اشکال
- Bentuk-bentuk; rupa-rupa; penampilan lahiriah. Bentuk jamak dari 'shakl'. Dalam terminologi Sufi, ini mengacu pada dunia inderawi yang kasatmata, yang seringkali menipu dan menyembunyikan hakikat batin.
- حال
- Keadaan; kondisi batin; hakikat. Istilah teknis dalam tasawuf yang merujuk pada kondisi spiritual seseorang yang sejati, yang seringkali tersembunyi di balik penampilan luarnya.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.