읽기› 권 1› 아담 이야기와 운명이 명확한 금지를 지키고 해석을 포기하는 것을 방해하여 그의 시야를 가림› 대구 1260
M1:1260 — ربنا انا ظلمنا گفت و آه / یعنی آمد ظلمت و گم گشت راه
M1:1260
의미 · به زبانِ تو — 당신의 언어 · AI
Pengakuan dosa Adam, “Rabbana zalamna,” adalah pengakuan bahwa kegelapan telah turun menyelimuti dirinya dan ia telah kehilangan arah.
Setelah tersadar dari kekhilafannya akibat bujukan Iblis dan takdir ilahi (qada), Adam tidak menyalahkan takdir atau mencari-cari alasan. Sebaliknya, ia langsung mengambil tanggung jawab penuh atas kesalahannya. Ia mengucapkan doa yang diajarkan langsung oleh Tuhan (tercatat dalam Al-Qur'an 7:23), “Rabbanā innā ẓalamnā anfusana” (Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri).
Rumi mengupas makna di balik ucapan ini. Kata “ẓalamnā” (kami telah menzalimi) berasal dari akar kata Arab yang sama dengan “ẓulmat” (kegelapan). Rumi menyoroti permainan kata ini untuk menyampaikan sebuah kebenaran spiritual: dosa atau kezaliman pada hakikatnya adalah kegelapan yang turun ke dalam jiwa. Kegelapan ini mengaburkan pandangan batin dan membuat seseorang kehilangan “jalan” (rāh)—yakni, kehilangan kesadaran akan kehadiran Tuhan dan arah spiritual yang benar.
Dengan demikian, keluhan Adam bukanlah sekadar penyesalan, melainkan sebuah diagnosis spiritual yang mendalam. Ia menyadari bahwa tindakannya telah menciptakan selubung kegelapan yang memisahkannya dari cahaya Ilahi, dan langkah pertamanya untuk kembali adalah dengan mengakui kondisi kehilangan arah ini.
- ربنا انا ظلمنا
- (Rabbanā innā ẓalamnā) Frasa dari Al-Qur'an (7:23) yang berarti “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri.” Ini adalah doa tobat yang diucapkan Adam dan Hawa setelah memakan buah terlarang.
- ظلمت
- (ẓulmat) Kegelapan. Rumi secara sengaja menghubungkan kata ini dengan 'ẓalamnā' (menzalimi) untuk menunjukkan bahwa perbuatan zalim atau dosa akan mendatangkan kegelapan spiritual.
- گم گشت راه
- (gom gasht rāh) Jalan menjadi hilang; tersesat. Menggambarkan kondisi spiritual di mana seseorang kehilangan arah dan koneksi dengan Tuhan.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.