قرائت› دفتر ۱› بخش ۶۹ - قصهٔ آدم علیهالسلام و بستن قضا نظر او را از مراعات صریح نهی و ترک تاویل› بیت ۱۲۶۷
M1:1267 — از کرم دان این که میترساندت / تا به مُلک ایمنی بنشاندت
M1:1267
شرح و معنا · به زبانِ تو — AI
Pahamilah bahwa saat Tuhan membuatmu takut melalui takdir yang berat, itu adalah wujud Kemurahan-Nya untuk membawamu menuju keselamatan sejati.
Bait ini adalah puncak dari serangkaian ayat yang membahas sifat paradoksal dari Takdir Ilahi (qadhā). Rumi menjelaskan bahwa apa yang tampak sebagai malapetaka atau ujian yang menakutkan—seperti yang dialami Adam setelah melakukan kesalahan—sesungguhnya bukanlah hukuman yang kejam. Sebaliknya, itu adalah manifestasi dari Kemurahan (Karam) Tuhan.
Rasa takut, penyesalan, dan penderitaan yang timbul dari takdir yang sulit berfungsi sebagai cambuk yang menggiring jiwa kembali ke jalan yang benar. Ketakutan ini mencegah kita dari kelalaian dan kesombongan, memaksa kita untuk mencari perlindungan pada Tuhan. Dengan cara inilah Tuhan membersihkan dan mengangkat kita, pada akhirnya "mendudukkan" kita di "negeri Penuh Kesejahteraan" (mulk-i īmanī), yaitu sebuah keadaan spiritual yang aman, tenteram, dan bebas dari bahaya sejati.
Jadi, menurut Rumi, bahkan pengalaman yang paling menakutkan pun, jika dipandang dengan mata batin, adalah sebuah anugerah tersembunyi. Itu adalah cara Tuhan menyelamatkan kita dari diri kita sendiri, demi membawa kita ke tempat yang lebih tinggi dan lebih aman.
- کرم
- Kedermawanan, kemurahan hati, anugerah. Dalam konteks sufi, ini merujuk pada sifat Tuhan yang memberi tanpa mengharap balasan, bahkan melalui cara-cara yang tampak keras.
- مُلک ایمنی
- Secara harfiah 'kerajaan keamanan'. Ini adalah istilah untuk keadaan spiritual yang penuh dengan ketenteraman, kedamaian, dan keamanan sejati di bawah lindungan Tuhan, bebas dari rasa takut dan bahaya.
گفتگو — دربارهٔ این بیت بپرس — پاسخ از دل مثنوی، با ارجاع به ابیات
گفتگوی تو تا وقتی عمومیاش نکنی، فقط روی همین دستگاه میماند.
پرسشهای خوانندگان0
هنوز پرسشی بهاشتراک گذاشته نشده — اولین نفر باش.