Lesen› Buch 3› Zurück zur Elefantengeschichte› Vers 143
M3:143 — این بگفت و خیربادی کرد و رفت / گشت قحط و جوعشان در راه زفت
M3:143
Bedeutung · به زبانِ تو — Deine Sprache · AI
Setelah orang bijak itu memberi nasihat dan pergi, rasa lapar dan keadaan serba kurang yang dialami para pengembara di jalan itu menjadi semakin parah.
Syair ini menandai titik balik penting dalam cerita. Nasihat telah diberikan: seorang fakir telah memperingatkan para pengembara agar tidak menyerah pada kerakusan, khususnya dengan tidak memangsa anak gajah. Kepergiannya menciptakan sebuah ruang kosong di mana ujian sesungguhnya dimulai.
Kalimat kedua, "paceklik dan lapar mereka kian menjadi-jadi," bukan sekadar pernyataan tentang kondisi fisik. Dalam narasi Rumi, ini adalah cara Allah menguji keteguhan hati mereka. Peringatan rohani baru saja diberikan, dan segera setelah itu, ujian duniawi (rasa lapar) diperhebat. Ini adalah pola yang umum dalam Masnavi: semakin tinggi pengetahuan spiritual yang diterima, semakin berat pula ujian yang datang untuk menguji apakah pengetahuan itu telah meresap ke dalam jiwa atau hanya tersimpan di akal.
Syair ini mempersiapkan panggung untuk kejatuhan mereka. Godaan terbesar sering kali datang pada saat kita merasa paling lemah. Dengan perginya sang penasihat, para pengembara kini sendirian menghadapi rasa lapar mereka yang memuncak, dan pilihan yang akan mereka ambil akan menentukan nasib mereka.
- زفت
- Secara harfiah berarti 'tebal' atau 'kasar', tetapi dalam konteks ini bermakna 'hebat', 'parah', atau 'dahsyat'.
- جوع
- Kata dari bahasa Arab yang berarti 'rasa lapar' atau 'kelaparan'.
- قحط
- Kata dari bahasa Arab yang berarti 'paceklik', 'kekeringan', atau 'kelangkaan pangan'.
- خیرباد
- Ucapan perpisahan atau selamat tinggal; sebuah ungkapan untuk berpamitan.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.