قرائت› دفتر ۳› بخش ۴ - بازگشتن به حکایت پیل› بیت ۱۷۱
M3:171 — گر حدیثت کژ بود معنیت راست / آن کژی لفظ مقبول خداست
M3:171
شرح و معنا · به زبانِ تو — AI
Tuhan lebih mementingkan ketulusan niat dan kebenaran makna di dalam hati daripada kefasihan atau keindahan kata-kata yang diucapkan.
Dalam bagian ini, Rumi menjelaskan bahwa keadaan batin seseorang—seperti kesombongan, ketamakan, atau niat buruk—akan selalu terungkap melalui ucapan, betapapun ia berusaha menyembunyikannya. Doa yang lahir dari hati yang bengkok akan ditolak, seolah-olah bau busuknya sampai ke langit.
Namun, Rumi kemudian menyajikan kebalikannya. Jika seseorang memiliki niat yang tulus dan makna (ma'na) yang lurus di dalam hatinya, Tuhan akan menerima ucapannya meskipun kata-katanya mungkin terdengar janggal, tidak fasih, atau "bengkok" (kajj). Ayat ini menekankan keutamaan substansi di atas bentuk, isi di atas wadah. Bagi Tuhan, yang terpenting bukanlah kemahiran retorika, melainkan kejujuran dan kelurusan hati yang menjadi sumber ucapan tersebut. Kebenaran batin dapat menebus kekurangan lahiriah dalam berekspresi.
- کژ
- Bengkok, miring, tidak lurus, serong. Dalam konteks ini, berarti ucapan yang tidak fasih, janggal, atau secara gramatikal salah.
- معنی
- Makna, esensi, substansi batin. Dalam tasawuf, ini merujuk pada realitas batiniah atau spiritual, sebagai lawan dari bentuk lahiriah.
- راست
- Lurus, benar, jujur, sejati. Di sini, ini melambangkan niat yang tulus dan kebenaran batin.
- مقبول
- Diterima, diperkenankan, diridai. Sebuah istilah yang sering digunakan untuk amal atau doa yang diterima oleh Tuhan.
گفتگو — دربارهٔ این بیت بپرس — پاسخ از دل مثنوی، با ارجاع به ابیات
گفتگوی تو تا وقتی عمومیاش نکنی، فقط روی همین دستگاه میماند.
پرسشهای خوانندگان0
هنوز پرسشی بهاشتراک گذاشته نشده — اولین نفر باش.