Lire› Livre 2› Préambule› Verset 78
M2:78 — او جمیلست و محب للجمال / کی جوان نو گزیند پیر زال
M2:78
Sens · به زبانِ تو — Votre langue · AI
Tuhan itu Indah dan mencintai keindahan, maka Dia hanya akan memilih jiwa yang indah, bukan jiwa yang buruk dan tua karena dosa.
Bait ini adalah inti dari argumen Rumi tentang ketertarikan spiritual. Ia merujuk pada sebuah hadis terkenal, Innallāha jamīlun yuḥibbul-jamāl (Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan). Berdasarkan prinsip ini, Rumi membangun sebuah analogi: sama seperti seorang pemuda yang penuh semangat tidak akan pernah memilih pasangan yang sudah tua renta dan lapuk, demikian pula Tuhan, Sang Keindahan Absolut, hanya akan tertarik pada jiwa-jiwa yang indah, murni, dan "muda" secara spiritual.
Dalam konteks sebelumnya, sang penyair sedang merenungkan apakah citra Sang Kekasih (Tuhan) yang muncul dalam benaknya adalah cerminan dari keindahannya sendiri atau justru ejekan atas keburukannya. Bait ini memberikan jawaban: jika engkau ingin dipilih oleh Sang Kekasih yang Maha Indah, engkau pun harus menjadikan dirimu indah. "Nenek tua renta" (pīr-e zāl) adalah metafora untuk jiwa yang telah menjadi jelek, usang, dan dibebani oleh keterikatan pada dunia dan sifat-sifat tercela. Sebaliknya, "pemuda segar" (jawān-e naw) melambangkan jiwa yang hidup, murni, dan senantiasa baru dalam hubungannya dengan Tuhan.
Dengan demikian, Rumi menegaskan prinsip keselarasan spiritual: yang baik akan menarik yang baik, yang indah akan menarik yang indah. Ini bukan soal penampilan fisik, melainkan kondisi batiniah. Untuk menarik Sang Kekasih Ilahi, seseorang harus memurnikan dan memperindah cermin hatinya.
- محب للجمال
- Frasa Arab (muḥibb lil-jamāl) yang berarti 'pencinta keindahan'. Ini adalah bagian dari sebuah hadis terkenal yang menjadi dasar estetika dalam Islam dan tasawuf.
- جمیل
- Kata Arab (jamīl) yang berarti 'indah' atau 'elok'. Dalam konteks ini, merujuk pada salah satu sifat Tuhan sebagai sumber segala keindahan.
- پیر زال
- Frasa Persia (pīr-e zāl) yang secara harfiah berarti 'nenek tua Zal'. 'Zal' adalah nama ibu dari pahlawan legendaris Rostam, yang digambarkan berambut putih sejak lahir. Dalam puisi, istilah ini menjadi kiasan untuk perempuan tua yang sangat renta, keriput, dan tidak menarik, melambangkan dunia materi yang fana atau jiwa yang telah usang.
- گزیند
- Bentuk kata kerja (gozīnad) dari 'gozīdan', yang berarti 'memilih' atau 'menyeleksi'.
خداوند زیباست و دوستدار زیبایی است. پس چگونه ممکن است او، که حقیقت همیشه تازه و جوان است، به موجودی کهنه و فرسوده (روح ناپاک) توجه کند؟
این بیت اصل مهمی را در عرفان مولانا بیان میکند: «اصل همسنخی و جاذبهٔ همانندان». مولانا در ابیات قبل، از لزوم پاک کردن «آینهٔ دل» سخن گفته بود تا بتوان نقش و نقاش، یعنی مخلوق و خالق را، در آن دید. سالک در این مرحله به خود مینگرد و از خودش میپرسد: «آیا من در چشم معشوق زیبا هستم؟»
پاسخ در این بیت نهفته است. خداوند، که در حدیث نبوی «جمیل» و «محب الجمال» توصیف شده، ذات زیبایی است. او به عنوان «جوان نو»، نماد حیات ابدی، طراوت و کمال است. در مقابل، «پیر زال» نماد روحی است که در تعلقات دنیوی، کهنگی و زشتی فرسوده شده است. پرسش بیت، یک پرسش انکاری است: بدیهی است که آن کمال مطلق، این نقص و فرسودگی را برنمیگزیند.
بنابراین، این بیت یک دعوت به خودسازی است. اگر میخواهیم مورد توجه و محبت آن معشوق زیبا قرار بگیریم، باید خود را از زشتیهای نفسانی پاک کرده و به زیباییهای باطنی آراسته کنیم. این همان مضمونی است که در ابیات بعدی با صراحت بیشتری بیان میشود: «خوب خوبی را کند جذب این بدان» و «نوریان مر نوریان را طالباند». جاذبه میان عاشق و معشوق حقیقی، بر اساس تناسب و سنخیت روحانی است.
- محب للجمال
- دوستدار زیبایی. برگرفته از حدیث «ان الله جمیل و یحب الجمال».
- کی
- در اینجا به معنی «چگونه»، «چه وقت»؛ حرف پرسش انکاری.
- گزیند
- انتخاب کند، برگزیند.
- پیر زال
- پیرزن فرتوت و سپیدمو. «زال» نام پدر رستم است اما در اینجا به معنی پیرزن به کار رفته است.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.