Lire› Livre 5› Interprétation de : « Hélas pour les serviteurs ! »› Verset 352
M5:352 — زان فراخ آمد چنین روزی ما / که دریدن شد قبادوزی ما
M5:352
شرحِ سروش — tiré de ses conférences enregistrées sur le Masnavi
شرح
جلسهٔ 25 — [00:22:56] حیرت زبان و ابیات پارادوکسیکال مولانا
چند پارادوکس رو، چند تا امر متناقض رو مولوی اینجا در کنار هم آورده. فکر نکنید که برای تفنن شاعرانه این رو گفته. فکر نکنید که قبلاً فکر کرده که من برای زیبا کردن کلام از این مجازات استفاده کنم. اصلاً و ابداً. در مجازات هم این چنین. ببینید میگه هر کبوتری به سویی میره ولی من به سوی بیسویی میروم. به یه طرفی میرم که طرفی نیست. گفت من به جایی میروم کانجا قدم نامحرم است. هر کجا ما جام میگیریم، جمع نامحرم است.
به زبانِ تو — Votre langue · AI
Kami meraih kelapangan dan rezeki rohani justru melalui tindakan yang tampak merusak dan menghancurkan, bukan dengan membangun.
Rumi menyajikan sebuah paradoks yang mendalam, salah satu dari beberapa yang ia rangkai dalam bagian ini. Ia tidak sedang bermain kata demi keindahan puitis semata; ia mengungkapkan sebuah kebenaran rohani yang melampaui logika biasa.
Secara harfiah, "mengoyak" adalah kebalikan dari "menjahit jubah". Namun, dalam jalan rohani yang digambarkan Rumi, penghancuran diri—mengoyak ego, kebiasaan, dan keterikatan duniawi—justru menjadi cara untuk "menjahit" atau membangun jubah spiritual yang sejati. Kelimpahan rezeki (rūzī) di sini bukanlah materi, melainkan karunia dan pengetahuan ilahi yang lapang. Kelapangan ini datang bukan dari usaha konstruktif yang biasa, melainkan dari proses dekonstruksi diri.
Sebagaimana bait-bait sebelumnya yang berbicara tentang bergerak ke arah yang "tanpa-arah" (bī-sū), bait ini juga menegaskan bahwa jalan para kekasih Tuhan sering kali tampak bertentangan dengan akal sehat. Mereka menemukan keuntungan dalam kerugian, bangunan dalam reruntuhan, dan kehidupan dalam penyerahan diri.
- فراخ
- Luas, lapang, melimpah, berlimpah.
- روزی
- Rezeki, nafkah, perbekalan harian; dalam konteks sufi, sering merujuk pada rezeki atau karunia rohani.
- دریدن
- Mengoyak, merobek, mencabik.
- قبادوزی
- Kegiatan menjahit jubah (`qabā`). `Qabā` adalah sejenis mantel atau jubah panjang, dan `dūzī` berasal dari kata kerja `dūkhtan` (menjahit).
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.