Baca Kitab 5 Seorang murid datang menemui syekh. Dan dengan syekh ini, aku tidak mencari usia tua, melainkan usia akal dan makrifat, meskipun ia adalah Isa as. di buaian dan Yahya as. di madrasah anak-anak. Seorang murid melihat syekh menangis, ia pun ikut menangis. Setelah selesai dan keluar, murid lain yang lebih mengerti keadaan syekh, dengan semangat cemburu, segera menyusulnya. Ia berkata, “Saudaraku, aku telah memberitahumu, demi Allah, janganlah kamu berpikir dan mengatakan bahwa syekh menangis dan aku pun ikut menangis. Sesungguhnya, kamu harus melakukan riyadhah tanpa riya selama tiga puluh tahun, dan harus melewati rintangan serta lautan penuh buaya dan gunung-gunung tinggi penuh singa dan macan, hingga kamu mencapai atau tidak mencapai tangisan syekh. Jika kamu mencapainya, kamu akan banyak bersyukur, ‘Zuwiyat li al-ardh’ (bumi dilipat untukku).” Bait 1302

M5:1302 — گریه‌ی پُرجهل و پُرتقلیدوظَن / نیست هم‌چون گریه‌ی آن مؤتَمَن

گریه‌ی پُرجهل و پُرتقلیدوظَننیست هم‌چون گریه‌ی آن مؤتَمَن
✦ Render bait ini dalam Bahasa Indonesia

M5:1302

❋ ❋ ❋

Makna · به زبانِ تو — Bahasamu · AI

Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited

Your conversation stays on this device unless you share it.

What readers asked

No questions shared yet — yours could be the first.