Ler› Livro 5› Interpretação de “Ai da lamentação sobre os servos!”› Dístico 349
M5:349 — هر کسی رویی به سویی بردهاند / وان عزیزان رو به بیسو کردهاند
M5:349
Significado · به زبانِ تو — Sua língua · AI
Sementara kebanyakan orang mengejar tujuan-tujuan duniawi yang terbatas dan beraneka ragam, para kekasih Tuhan (wali) mengarahkan seluruh diri mereka kepada Tuhan, Realitas tak terbatas yang melampaui segala arah.
Dalam bagian ini, Rumi meratapi bagaimana manusia pada umumnya teperdaya oleh bentuk-bentuk lahiriah dan melupakan hakikat spiritual. Mereka sibuk mengejar berbagai tujuan di dunia—kekayaan, status, pengetahuan formal, atau bahkan bentuk-bentuk ibadah yang kaku. Masing-masing "arah" (sū) ini adalah tujuan yang terbatas dan terpisah satu sama lain.
Sebaliknya, Rumi memuji sekelompok jiwa yang ia sebut "Para Kekasih" (‘azīzān). Mereka adalah para arif atau wali Allah yang telah melampaui dunia yang penuh arah dan keragaman. Mereka menghadapkan wajah bukan ke timur atau barat, bukan pula pada tujuan duniawi tertentu, melainkan kepada "Tanpa-Arah" (bī-sū). Ini adalah istilah Rumi untuk Realitas Ilahi yang absolut, yang tidak dapat dibatasi oleh ruang, waktu, atau konsep. Ia adalah Sumber dari segala arah, namun Ia sendiri tidak memiliki arah.
Tindakan "berpaling ke Tanpa-Arah" adalah metafora untuk penyerahan diri total dan pemusatan kesadaran hanya kepada Tuhan. Ini adalah jalan tauhid yang murni, di mana seseorang berhenti terpecah-belah oleh berbagai keinginan dan menemukan kesatuan dalam orientasi menuju Yang Esa.
- عزیزان
- Secara harfiah berarti 'yang terkasih' atau 'yang mulia'. Dalam konteks sufi, istilah ini merujuk pada para wali atau kekasih Tuhan; jiwa-jiwa yang telah mencapai kedekatan dengan-Nya.
- بیسو
- Secara harfiah berarti 'tanpa arah'. Ini adalah istilah teknis dalam puisi Rumi untuk menunjuk Tuhan atau Realitas Absolut, yang tidak terikat oleh dimensi ruang, arah, atau batasan apa pun.
- رو کردن
- Frasa kerja yang berarti 'menghadapkan wajah' atau 'berpaling ke'. Ini menyiratkan orientasi total dari perhatian, niat, dan keberadaan seseorang.
- سویی
- Sebuah arah, sebuah sisi. Dalam konteks ini, ini melambangkan tujuan-tujuan yang terbatas dan beragam di dunia material dan konseptual, sebagai lawan dari Realitas Ilahi yang tunggal dan tak terbatas.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.