Läs› Daftar 1› Historien om Adam (frid vare med honom) och hur ödet förblindade hans ögon från att följa det uttryckliga förbudet och att undvika tolkning› Vers 1258
M1:1258 — باغبان را خار چون در پای رفت / دزد فرصت یافت کالا برد تفت
M1:1258
Betydelse · به زبانِ تو — Ditt språk · AI
Kisah ini laksana seorang pekebun yang perhatiannya teralih oleh duri di kakinya, sehingga pencuri dapat dengan mudah merampas hartanya.
Rumi menggunakan perumpamaan sederhana untuk menjelaskan bagaimana Nabi Adam bisa jatuh ke dalam kesalahan. Adam diibaratkan sebagai seorang pekebun yang menjaga "kebun" kesuciannya. Namun, ketika "duri" keraguan dan penafsiran (taʾwīl) menusuk hatinya—sebuah gangguan yang ditakdirkan oleh Ketetapan Ilahi (qaḍā)—perhatiannya pun teralih.
Dalam sekejap kelengahan inilah "si pencuri"—yaitu Iblis atau sifat rendah (ṭabʿ) dalam diri Adam sendiri—menemukan kesempatan emas. Pencuri itu dengan sigap merampas "barang berharga" (kālā), yaitu kedudukan spiritual Adam yang luhur, kedekatannya dengan Tuhan, dan keadaan sucinya di surga.
Inti dari perumpamaan ini adalah untuk menunjukkan betapa dahsyatnya kekuatan Ketetapan Ilahi. Bahkan seorang nabi sekaliber Adam, dengan segala pengetahuannya, bisa dibuat lengah oleh satu "duri" keraguan yang muncul atas kehendak-Nya, yang berakibat pada kehilangan yang besar.
- تفت
- Dengan cepat, sigap, lekas.
- کالا
- Barang dagangan, harta benda. Dalam konteks ini, merujuk pada martabat spiritual, kesucian, atau keadaan luhur Adam.
Diskussion — Fråga om denna beyt — besvarad från Masnavi, med varje vers citerad
Ditt samtal stannar på denna enhet om du inte väljer att dela det.
Vad läsare har frågat0
Inga frågor har delats ännu — din kan bli den första.