閱讀› 卷 2› 在老婦人家中發現沙皇的鷹› 詩聯 324
M2:324 — دین نه آن بازیست کو از شه گریخت / سوی آن کمپیر کو می آرد بیخت
M2:324
含義 · به زبانِ تو — 您的語言 · AI
Rumi menyatakan bahwa Agama sejati bukanlah seperti elang kerajaan dalam kisah ini, yang meninggalkan sumber spiritualnya (Raja) demi dunia materi yang rendah (si nenek).
Dalam kisah ini, seekor elang kerajaan (bāz) milik seorang Raja melarikan diri dan berakhir di gubuk seorang nenek tua (kampīr). Sang nenek, karena kebodohan dan kasih sayangnya yang salah kaprah, memotong cakar dan bulu sayap si elang agar sesuai dengan kehidupan dunianya yang sederhana. Elang ini adalah metafora bagi jiwa manusia, Raja adalah simbol Tuhan atau sumber Ilahi, dan si nenek melambangkan dunia materi atau ego (nafs) yang merusak potensi spiritual jiwa.
Dengan ayat ini, Rumi membuat sebuah pernyataan yang mengejutkan: ia menggunakan kisah ini sebagai contoh negatif. Ia mengatakan bahwa "Agama" (dīn) yang sejati bukanlah tindakan melarikan diri dari hadirat Ilahi untuk mencari kenyamanan dalam keterbatasan duniawi, sebagaimana yang dilakukan si elang. Agama sejati adalah jalan kembali kepada Sang Raja, bukan lari menuju si nenek. Dengan demikian, ayat ini menetapkan kerangka moral cerita sebagai sebuah peringatan tentang bahaya meninggalkan asal-usul ruhani kita.
- بازیست
- Adalah seekor elang (_bāz_). Dalam sastra sufi, elang sering kali menjadi simbol jiwa yang agung dan mulia, yang tempatnya berada di sisi Raja (Tuhan).
- شه
- Shah atau Raja. Dalam konteks ini, melambangkan Tuhan, Kebenaran Ilahi, atau pembimbing spiritual.
- کمپیر
- Nenek tua atau perempuan tua renta. Di sini, ia melambangkan dunia material, kebodohan, atau ego yang membatasi dan merusak jiwa.
- میآرد بیخت
- Sedang mengayak atau menampi. Tindakan ini menggambarkan kesibukan duniawi yang sederhana dan kasar, kontras dengan kehidupan agung si elang di istana.
討論 — 就此詩節提問——答案源自《瑪斯納維》,每節詩句皆有引證
除非您分享,否則您的對話僅會留在此裝置上。
讀者們的提問0
尚無分享的提問——您的提問或可為濫觴。