M3:157 — مال ایشان خون ایشان دان یقین / زانک مال از زور آید در یمین
M3:157
含義 · به زبانِ تو — 您的語言 · AI
Rumi menyatakan bahwa merampas harta seseorang sama dengan menumpahkan darahnya, karena harta adalah buah dari kerja keras dan daya hidup mereka.
Dalam kisah ini, seekor induk gajah membalas dendam pada sekelompok orang yang telah membunuh dan memakan anaknya. Rumi menggunakan adegan pembalasan yang mengerikan ini untuk menyampaikan sebuah peringatan etis yang lebih luas.
Bait ini adalah inti dari peringatan tersebut. Rumi menyamakan harta (mal) dengan darah (khun). Mengapa? Karena, seperti yang dijelaskan pada baris kedua, harta tidak muncul begitu saja; ia adalah hasil dari "kekuatan" (zur) dan usaha—energi kehidupan yang dicurahkan seseorang untuk mendapatkannya. Harta adalah perwujudan dari daya hidup, keringat, dan pengorbanan pemiliknya. Oleh karena itu, mengambil harta seseorang secara tidak sah, terutama melalui penindasan atau eksploitasi, pada hakikatnya adalah sebuah tindakan kekerasan yang setara dengan menumpahkan darah mereka.
Pesan ini melampaui kisah gajah. Rumi memperingatkan para penindas dan mereka yang hidup dari hasil eksploitasi orang lain. Sama seperti induk gajah yang mencium jejak anaknya di napas para pembunuh, setiap tindakan zalim meninggalkan jejak spiritual yang tak terlihat. Cepat atau lambat, akan ada pembalasan—entah dari korban itu sendiri, dari alam, atau dari Tuhan. Harta yang diperoleh secara haram membawa benih kehancurannya sendiri.
- یقین
- Kepastian; keyakinan yang tak tergoyahkan. Di sini digunakan untuk menegaskan sebuah kebenaran.
- زور
- Kekuatan, tenaga, daya. Dalam konteks ini, merujuk pada kerja keras, usaha, dan energi yang dikerahkan untuk memperoleh sesuatu.
- یمین
- Tangan kanan. Secara kiasan berarti kepemilikan atau genggaman seseorang.
討論 — 就此詩節提問——答案源自《瑪斯納維》,每節詩句皆有引證
除非您分享,否則您的對話僅會留在此裝置上。
讀者們的提問0
尚無分享的提問——您的提問或可為濫觴。