M3:159 — پیلبچه میخوری ای پارهخوار / هم بر آرد خصم پیل از تو دمار
M3:159
含義 · به زبانِ تو — 您的語言 · AI
Wahai engkau yang mengambil hak orang lain secara zalim, ketahuilah bahwa korbanmu atau walinya pasti akan datang menuntut balas dan membinasakanmu.
Dalam kisah ini, sekelompok musafir yang kelaparan membunuh dan memakan seekor anak gajah. Seekor gajah induk yang perkasa kemudian melacak mereka, mengendus satu per satu, dan dengan kejam membunuh semua yang telah memakan anaknya. Bait ini adalah seruan langsung Rumi kepada para pelaku kezaliman, yang ia samakan dengan para musafir tersebut.
Sebutan pāre-khwār (pemakan bangkai/sisa-sisa) adalah sebuah hinaan. Rumi menyamakan orang yang merampas harta orang lain—yang dalam bait sebelumnya ia sebut sebagai "darah" mereka—dengan binatang pemakan bangkai yang hina. Tindakan memakan anak gajah menjadi metafora untuk segala bentuk eksploitasi dan perampasan hak.
Pesan utamanya adalah hukum sebab-akibat yang tak terhindarkan. Setiap perbuatan zalim akan memicu pembalasan yang setimpal dan menghancurkan. "Gajah musuh" (khashm-e pīl) adalah kekuatan pembalasan itu, entah datang dari korban itu sendiri, dari Tuhan, atau dari hukum alam semesta. Rumi memperingatkan bahwa tidak ada kejahatan yang akan berlalu tanpa konsekuensi.
- دمار
- Kehancuran total, kebinasaan. Ungkapan "دمار از کسی بر آوردن" (damār az kasī bar āvardan) berarti 'membinasakan seseorang sepenuhnya' atau 'menghancurkan seseorang sampai tak bersisa'.
- پارهخوار
- Secara harfiah berarti 'pemakan potongan' atau 'pemakan sisa-sisa'. Istilah ini digunakan untuk menyebut pemakan bangkai atau binatang pemulung. Dalam konteks ini, ia menjadi kata makian yang merendahkan, ditujukan kepada orang yang memakan sesuatu yang bukan haknya secara hina.
- پیلبچه
- Anak gajah; gabungan dari 'pīl' (gajah) dan 'bačče' (anak/bayi).
討論 — 就此詩節提問——答案源自《瑪斯納維》,每節詩句皆有引證
除非您分享,否則您的對話僅會留在此裝置上。
讀者們的提問0
尚無分享的提問——您的提問或可為濫觴。