Lue› Daftar 5› Selitys siitä, että mikään paha silmä ei ole ihmiselle niin tuhoisa kuin hänen oma miellyttävä silmänsä, ellei hänen silmänsä ole muuttunut Jumalan valoksi, niin että hän kuulee ja näkee sen kautta, ja hänen itsensä on tullut ei-itseksi.› Säepari 501
M5:501 — تا بیامد آیت و آگاه کرد / کان ز چشم بد رسیدت وز نبرد
M5:501
Merkitys · به زبانِ تو — Oma kielesi · AI
Sebuah wahyu dari Tuhan datang untuk memberitahu Nabi Muhammad bahwa ia tersandung bukan karena sebab biasa, melainkan karena pengaruh 'mata jahat' (pandangan dengki).
Dalam kisah ini, Nabi Muhammad, yang digambarkan sekukuh gunung, tiba-tiba tersandung di jalan yang rata tanpa sebab yang jelas. Ia bingung, merasa bahwa kejadian ini pasti memiliki makna tersembunyi. Bait ini adalah titik balik dalam cerita: sebuah wahyu ilahi (āyat) turun untuk menjelaskan misteri tersebut.
Wahyu itu menegaskan bahwa penyebabnya adalah sesuatu yang tak terlihat: chashm-e bad, atau 'mata jahat'—pandangan penuh kedengkian dari orang lain. Rumi membedakannya dengan 'peperangan' (nabard), yaitu bahaya fisik yang nyata dan kasatmata. Dengan demikian, Rumi menyoroti adanya kekuatan non-fisik yang dapat membahayakan bahkan orang yang paling mulia sekalipun. Insiden ini berfungsi sebagai peringatan ilahi, menunjukkan betapa rentannya manusia terhadap kekuatan spiritual negatif seperti iri hati, dan pentingnya kesadaran akan bahaya yang tak terlihat ini.
- آیت
- Secara harfiah berarti 'tanda'. Dalam konteks ini, merujuk pada ayat Al-Qur'an atau wahyu ilahi yang membawa pencerahan atau informasi.
- چشم بد
- Secara harfiah 'mata buruk/jahat'. Istilah untuk pandangan yang penuh kedengkian, iri hati, atau niat buruk yang diyakini dapat menyebabkan celaka atau nasib buruk pada orang yang dipandang.
- نبرد
- Pertempuran, peperangan, atau konflik fisik. Di sini digunakan untuk kontras dengan bahaya non-fisik dari 'mata jahat'.
سرانجام وحی الهی به پیامبر خبر داد که لغزیدن ناگهانیاش به دلیل تأثیر «چشم زخم» بوده است، نه حاصل یک نبرد یا خستگی جسمانی.
این بیت لحظهی آشکار شدن راز را در داستان بیان میکند. در ابیات قبل، پیامبر اسلام (ص) که استوار چون کوه توصیف شده، در راهی هموار و بیهیچ دلیل روشنی میلغزد و در شگفتی فرو میرود که علت این اتفاق چیست. این بیت پاسخ را از زبان وحی الهی بازگو میکند: یک «آیت» یا نشانه از جانب خداوند نازل میشود و به او اطلاع میدهد که این لغزش، نتیجهی چشمزخم بدخواهان بوده است.
مولانا با این تصویرسازی، قدرت ویرانگر انرژیهای منفی مانند حسد و بدخواهی را نشان میدهد که حتی بر وجود استوار و مقدسی چون پیامبر نیز میتواند اثری هرچند جزئی بگذارد. تأکید بر اینکه لغزش «از نبرد» نبود، مهم است؛ یعنی این اتفاق حاصل یک ضعف یا خستگی فیزیکی در میدان جنگ نبود، بلکه ناشی از یک نیروی نامرئی و معنوی بود. این داستان مقدمهای است برای هشدار بزرگتر مولانا در این بخش: اگر چشم بد دیگران چنین اثری دارد، «چشمپسند خویشتن» یا خودشیفتگی، خطری به مراتب مهلکتر برای روح انسان است.
- آیت
- نشانه، آیه قرآن، وحی الهی
- کان
- که این
- رسیدت
- به تو رسید، برایت اتفاق افتاد
- وز
- و از
- نبرد
- جنگ، کارزار، مبارزه
Keskustelu — Kysy tästä säeparista – vastaukset Masnavista, jokainen säe viitattuna
Keskustelusi säilyy tällä laitteella, ellet jaa sitä.
Mitä lukijat kysyivät0
Kysymyksiä ei ole vielä jaettu – omasi voisi olla ensimmäinen.