Baca› Kitab 5› Kisah penduduk Dhurwan dan iri hati mereka terhadap kaum fakir. Ayah kami, karena kesalehannya, sebagian besar hasil kebunnya ia berikan kepada orang miskin. Ketika ada anggur, ia memberikan sepersepuluh; ketika menjadi kismis dan sari anggur, ia memberikan sepersepuluh; ketika dijadikan manisan dan falooda, ia memberikan sepersepuluh. Dari rumput kering ia memberikan sepersepuluh; ketika digiling di tempat pengirikan, ia memberikan sepersepuluh dari campuran biji-bijian; ketika gandum dipisahkan dari sekam, ia memberikan sepersepuluh; ketika dijadikan tepung, ia memberikan sepersepuluh; ketika dijadikan adonan, ia memberikan sepersepuluh; ketika dijadikan roti, ia memberikan sepersepuluh. Oleh karena itu, Allah Ta'ala telah menaruh berkah di kebun dan ladang itu sehingga semua pemilik kebun lainnya membutuhkan dia, baik untuk buah maupun untuk uang, dan dia tidak membutuhkan siapa pun dari mereka. Anak-anak mereka melihat pengeluaran sepersepuluh dan mengingkarinya, serta tidak melihat berkah itu, seperti wanita malang yang tidak melihat labu tetapi melihat keledai.› Bait 1503
M5:1503 — هین بگو نک روز من پیروز شد / آنچ فردا خواست شد امروز شد
M5:1503
Makna · به زبانِ تو — Bahasamu · AI
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.