Baca Kitab 5 Gambaran Hati yang Lemah dan Kelesuan Sufi yang Terbiasa Hidup Nyaman, Belum Pernah Berjuang, Belum Merasakan Sakit dan Penderitaan Cinta, yang Tertipu oleh Sujud dan Ciuman Tangan Orang Banyak, oleh Hormat dan Isyarat Mereka: “Dialah Sufi di Zaman Ini.” Dia Menjadi Angkuh dan Merasa Sakit Karena Khayalan, Seperti Guru yang Murid-muridnya Mengatakan: “Kau Sakit.” Dan dengan Khayalan: “Aku Mujahid, Mereka Menganggapku Pahlawan dalam Jalan Ini.” Dia Pergi Berperang Bersama Para Pejuang dengan Niat Menunjukkan Keberanian dalam Jihad Kecil, Seolah-olah Jihad Akbar Tidak Ada Artinya Baginya. Dia Berkhayal Melihat Singa, Berlagak Berani, Mabuk Keberanian Ini, dan Menuju Hutan untuk Mencari Singa. Lalu Singa Berkata dengan Lidah Halnya: “Sekali-kali Tidak! Kelak Kamu Akan Mengetahui (Akibat Perbuatanmu Itu), Kemudian Sekali-kali Tidak! Kelak Kamu Akan Mengetahui.” (Q.S. At-Takatsur: 3-4) Bait 3759

M5:3759 — چشم را وا کرد پهن او سوی من / چشم گردانید و شد هوشم ز تن

چشم را وا کرد پهن او سوی منچشم گردانید و شد هوشم ز تن
✦ Render bait ini dalam Bahasa Indonesia

M5:3759

❋ ❋ ❋

Makna · به زبانِ تو — Bahasamu · AI

Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited

Your conversation stays on this device unless you share it.

What readers asked

No questions shared yet — yours could be the first.