M3:151 — چند باری گرد او گشت و برفت / مر ورا نازرد آن شهپیل زفت
M3:151
意味 · به زبانِ تو — あなたの言語 · AI
Setelah memastikan bahwa orang ini tidak bersalah, gajah induk yang sangat besar itu mengelilinginya beberapa kali lalu meninggalkannya tanpa menyakitinya sedikit pun.
Bait ini adalah titik balik dalam cerita, momen di mana keadilan yang diskriminatif—bukan amukan buta—mulai ditegakkan. Gajah induk, yang digambarkan sebagai syah-pil (gajah raja), bertindak bukan sekadar sebagai hewan yang marah, melainkan sebagai kekuatan kosmis yang mampu membedakan antara yang bersalah dan yang tidak.
Setelah mengendus mulut penjaga yang terjaga dan tidak menemukan bau anaknya, sang gajah tidak langsung pergi. Ia mengitarinya beberapa kali. Gerakan melingkar ini, gird gasytan, sering kali dalam mistisisme Persia menyiratkan penghormatan atau pengakuan, seperti dalam tawaf mengelilingi Ka'bah. Di sini, tindakan itu menandakan bahwa sang penjaga telah "lulus" dari ujian dan diakui tidak bersalah. Keperkasaan gajah (zaft) ditekankan untuk menunjukkan betapa mudahnya ia bisa membunuh, namun ia memilih untuk tidak melakukannya.
Bait ini secara dramatis membangun ketegangan sebelum gajah itu beralih kepada para musafir yang tertidur. Dengan membebaskan satu-satunya orang yang tidak ikut serta dalam kejahatan, Rumi menegaskan bahwa akibat dari suatu perbuatan akan menimpa pelakunya secara spesifik. Ini bukan sekadar kisah balas dendam hewan, melainkan sebuah perumpamaan tentang hukum sebab-akibat yang bekerja di alam semesta: setiap tindakan akan mendatangkan balasan yang setimpal, dan mereka yang menjauhkan diri dari kezaliman akan diselamatkan dari konsekuensinya.
- شهپیل
- Secara harfiah berarti 'gajah raja'. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan gajah yang sangat besar, megah, dan unggul, menyiratkan kekuatan dan status agung.
- زفت
- Kata sifat yang berarti besar, kekar, tebal, atau kuat. Di sini, kata ini menekankan ukuran dan kekuatan fisik gajah yang mengagumkan.
- نازرد
- Bentuk lampau dari kata kerja *āzordan*, yang berarti menyakiti, melukai, atau mengganggu. *Na-āzard* berarti 'tidak menyakiti'.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.