읽기› 권 3› 코끼리 이야기로 돌아가기› 대구 149
M3:149 — دید پیلی سهمناکی میرسید / اولاً آمد سوی حارس دوید
M3:149
의미 · به زبانِ تو — 당신의 언어 · AI
Orang yang terjaga itu melihat seekor gajah induk yang menakutkan datang, dan gajah itu langsung menuju ke arahnya.
Dalam kisah ini, sekelompok musafir yang lapar membunuh dan memakan seekor anak gajah, kecuali satu orang yang menahan diri karena teringat nasihat seorang darwis. Setelah yang lain tertidur, orang yang tidak makan ini tetap terjaga, bertindak sebagai penjaga (ḥāris) bagi mereka.
Bait ini adalah titik balik dalam cerita. Induk gajah yang marah datang untuk membalas dendam. Secara naluriah, ia pertama-tama mendekati satu-satunya orang yang terjaga. Adegan ini membangun ketegangan: akankah orang yang tidak bersalah ini menjadi korban pertama? Namun, tindakan gajah selanjutnya akan menunjukkan bahwa ia tidak bertindak membabi buta, melainkan mencari bukti—bau daging anaknya—sebelum menghakimi.
Secara alegoris, gajah ini melambangkan akibat dari perbuatan terlarang. Ia adalah perwujudan dari keadilan kosmis atau hukum sebab-akibat yang tak terhindarkan. Ia tidak menghukum secara acak, tetapi mencari "bau" dosa pada setiap individu. Orang yang terjaga, yang perut dan napasnya bersih dari daging haram, akan selamat dari murka ini.
- پیل
- Gajah. Dalam konteks ini, merujuk pada induk gajah yang marah.
- سهمناک
- Mengerikan, menakutkan, dahsyat. Menggambarkan kemarahan dan penampilan sang induk gajah.
- حارس
- Penjaga, pengawal. Merujuk pada satu-satunya musafir yang tetap terjaga dan tidak ikut memakan anak gajah.
Discussion — Ask about this beyt — answered from the Masnavi, every verse cited
Your conversation stays on this device unless you share it.
What readers asked0
No questions shared yet — yours could be the first.