Lezen› Daftar 3› Terugkeer naar het verhaal van de olifant› Vers 158
M3:158 — مادر آن پیلبچگان کین کَشد / پیل بچهخواره را کیفر کُشد
M3:158
Betekenis · به زبانِ تو — Je eigen taal · AI
Bait ini menyatakan bahwa pembalasan ilahi, yang diumpamakan seperti induk gajah yang murka, pasti akan datang untuk menghukum mereka yang telah memangsa hak atau kehidupan orang lain.
Dalam kisah ini, induk gajah melambangkan kekuatan pembalasan yang tak terelakkan. Ia tidak bertindak membabi buta, melainkan dengan cermat mengendus napas setiap orang untuk menemukan siapa yang telah memakan anaknya. Begitu si pelaku ditemukan, hukumannya cepat dan mematikan.
Rumi menggunakan citra yang gamblang ini untuk menyampaikan sebuah pesan etis dan spiritual yang lebih dalam. Bait sebelumnya (M3:156-157) telah menyamakan harta yang dirampas dari orang lain dengan 'darah' mereka. Dengan demikian, 'pemakan anak gajah' (pīl bačče-khwār) menjadi metafora bagi para penindas, koruptor, atau siapa pun yang hidup dari hasil merampas hak orang-orang yang lemah.
Induk gajah yang menuntut balas (kīn kashad) adalah personifikasi dari Keadilan Ilahi atau hukum sebab-akibat kosmis. Sama seperti sang gajah yang tidak akan berhenti hingga menemukan dan menghukum si pelaku, demikian pula perbuatan zalim pada akhirnya akan mendatangkan kehancuran bagi pelakunya. Pembalasan ini bukanlah sekadar amarah, melainkan sebuah 'hukuman' (kayfar), sebuah konsekuensi yang setimpal dan tak terhindarkan.
- کین کَشد
- Frasa yang berarti 'menuntut balas' atau 'menyimpan dendam'. 'Kīn' adalah dendam atau keinginan kuat untuk membalas, dan 'kashad' (dari kata kerja 'kashīdan') di sini berarti ia menarik atau menanggung dendam itu untuk dituntaskan.
- بچهخواره
- Secara harfiah berarti 'pemakan anak' ('bačče' artinya anak, 'khwār' artinya pemakan). Dalam konteks ini, merujuk pada orang yang telah memakan daging anak gajah.
- کیفر
- Hukuman, ganjaran, atau pembalasan yang setimpal atas suatu kejahatan. Kata ini menyiratkan adanya sebuah keadilan yang ditegakkan, bukan sekadar balas dendam yang buta.
Discussie — Vraag over dit vers — beantwoord vanuit de Masnavi, met elk vers geciteerd
Je gesprek blijft op dit apparaat, tenzij je het deelt.
Wat lezers vroegen0
Nog geen vragen gedeeld — die van jou kan de eerste zijn.