M3:145 — اندر افتادند چون گرگان مست / پاک خوردندش فرو شستند دست
M3:145
含義 · به زبانِ تو — 您的語言 · AI
Dalam keadaan lapar dan lupa akan nasihat, para musafir itu menyerang dan memakan habis anak gajah yang mereka temukan, seolah-olah urusan telah selesai.
Syair ini menggambarkan puncak dari ketamakan (ṭamaʿ) dan kelalaian. Setelah diperingatkan oleh seorang penasihat bijak untuk tidak berburu anak gajah, sekelompok musafir yang kelaparan justru menemukan seekor anak gajah yang gemuk. Rumi melukiskan kejatuhan mereka dengan citra yang kuat: "laksana serigala mabuk" (čūn gorgān-e mast).
Perumpamaan ini bukan sekadar tentang rasa lapar, melainkan tentang hilangnya akal sehat dan kendali diri. Seperti serigala yang mabuk, mereka tidak lagi bertindak berdasarkan pertimbangan, melainkan oleh nafsu buta. Mereka "melahapnya hingga licin tandas", menandakan kerakusan yang tak menyisakan apa pun. Ungkapan "lalu membasuh tangan" (furū shustand dast) adalah sebuah idiom Persia yang berarti menganggap suatu urusan telah selesai dan tidak lagi memikirkannya. Mereka makan, kenyang, dan melupakan segalanya—peringatan sang penasihat, potensi bahaya, dan hakikat perbuatan mereka. Sikap acuh tak acuh inilah yang menjadi awal dari bencana yang akan menimpa mereka, ketika induk gajah datang mencari balas.
- گرگان مست
- Serigala-serigala mabuk. Sebuah citra untuk menggambarkan keganasan yang tak terkendali dan hilangnya akal sehat akibat dikuasai oleh nafsu.
- پاک خوردندش
- Mereka memakannya hingga bersih/habis. Kata 'pāk' (bersih) di sini berfungsi sebagai kata keterangan yang berarti 'sepenuhnya' atau 'tanpa sisa'.
- فرو شستند دست
- Mereka membasuh tangan (mereka). Sebuah ungkapan idiomatik yang berarti 'menganggap urusan telah selesai' atau 'melepaskan diri dari suatu perkara', sering kali dengan konotasi ketidakpedulian terhadap konsekuensinya.
討論 — 就此詩節提問——答案源自《瑪斯納維》,每節詩句皆有引證
除非您分享,否則您的對話僅會留在此裝置上。
讀者們的提問0
尚無分享的提問——您的提問或可為濫觴。