Baca› Kitab 1› Bagian 11 ← sebelumnya · berikutnya →
بخش ۱۱ - حکایت بقال و طوطی و روغن ریختن طوطی در دکان
Kisah pedagang dan burung beo, serta burung beo yang menumpahkan minyak di toko
- M1:248 بود بقّالی و وی را طوطییخوشنوایی سبز و گویا طوطیی Alkisah, seorang penjual rempah punya seekor nuri,Nuri hijau bersuara merdu, pandai sekali bicara.Bait ini memperkenalkan seorang penjual rempah dan burung nurinya yang hijau dan pandai bicara, sebagai pembuka salah satu kisah didaktik paling terkenal dalam Matsnawi. ❋
- M1:249 بر دکان بودی نگهبان دکاننکته گفتی با همه سوداگَران Di kedai ia menjadi penjaga kedai,Melontar celoteh kepada semua saudagar.Bait ini memperkenalkan burung beo yang cerdas dan pandai bicara dalam kisah penjual sembako, menggambarkannya sebagai penjaga kedai yang lincah dan menghibur para pelanggan dengan celotehnya. ❋
- M1:250 در خطاب آدمی ناطق بُدیدر نوای طوطیان حاذق بُدی Dalam menyapa insan, ia fasih berkata,dalam alunan kaum nuri, ia sungguh jawara.Bait ini menggambarkan kemahiran ganda sang burung nuri: ia fasih berbicara dalam bahasa manusia sekaligus piawai dalam nyanyian khas kaumnya sendiri. ❋
- M1:251 خواجه روزی سوی خانه رفته بودبر دکان طوطی نگهبانی نمود Sang Tuan suatu hari pulang ke rumah,si burung bayan pun menjaga kedai.Pada suatu hari, ketika pemilik toko sedang pulang ke rumahnya, ia memercayakan si burung bayan untuk menjaga tokonya.
- M1:252 گربهای برجست ناگه بر دکانبهر موشی طوطیک از بیم جان Seekor kucing tiba-tiba melompat ke atas kedai,mengejar tikus; si burung bayan, takut akan nyawanya,Sebuah peristiwa mendadak dan kacau terjadi: seekor kucing melompat ke kedai untuk menangkap tikus, yang membuat burung bayan itu ketakutan setengah mati.
- M1:253 جَست از سوی دکان سویی گریختشیشههای روغنِ گُل را بریخت Ia melompat dari satu sisi toko, lari ke sisi lainnya,Menumpahkan botol-botol berisi minyak mawar.Karena panik atau terkejut, burung beo milik penjual itu melompat dari tempatnya dan melarikan diri, yang dalam prosesnya membuat semua botol minyak mawar terguling dan tumpah. ❋
- M1:254 از سوی خانه بیامد خواجهاشبر دکان بنشست فارغ خواجهوَش Dari arah rumah datanglah tuannya,lalu duduk di kedai, tenang laksana majikan.Sang penjual rempah, setelah burung beo miliknya menumpahkan minyak, kembali ke kedainya dan duduk di tempat biasanya dengan tenang dan tenteram. ❋
- M1:255 دید پُر روغن دکان و جامه چرببر سرش زد، گشت طوطی کَل ز ضرب Dilihatnya toko penuh minyak, jubahnya pun berlumuran,Dipukulnya kepala si nuri, hingga botak karena hentakan.Saat mendapati toko dan pakaiannya berlumuran minyak yang tumpah, si penjual yang marah memukul kepala burung nuri itu, yang seketika membuatnya kehilangan bulu dan menjadi botak. ❋
- M1:256 روزکی چندی سخن کوتاه کردمردِ بقّال از ندامت آه کرد Beberapa hari sang burung enggan bicara,si penjual pun merintih, menyesali segalanya.Bait ini menggambarkan kebisuan sang burung beo setelah dipukul oleh si penjual, dan penyesalan mendalam si penjual atas tindakannya yang gegabah. ❋
- M1:257 ریش بر میکَند و میگفت ای دریغکافتابِ نعمتم شد زیر میغ Ia cabuti janggutnya seraya meratap, "Aduhai celaka!""Mentari nikmatku kini sirna di balik mega."Bait ini menggambarkan penyesalan mendalam si penjual, yang percaya bahwa dengan memukul burung beo itu, ia telah kehilangan sumber berkah dan kebahagiaan dalam hidupnya. ❋
- M1:258 دستِ من بشکسته بودی آن زمانکه زدم من بر سَرِ آن خوش زبان Patah kiranya tanganku saat itu juga,Kala kupukul kepala si lidah merdu.Bait ini mengungkapkan penyesalan mendalam si penjual yang berharap tangannya patah saja sebelum ia sempat memukul burung beo kesayangannya. ❋
- M1:259 هدیهها میداد هر درویش راتا بیابد نطقِ مرغِ خویش را Pada setiap darwis, hadiah ia berikan,Agar pulih kembali ucapan burung kesayangan.Karena menyesal, si penjual memberi sedekah kepada para darwis, berharap tindakan bajik ini dapat mengembalikan kemampuan bicara burung beo miliknya yang telah membisu. ❋
- M1:260 بعد سه روز و سه شب حیران و زاربر دکان بنشسته بُد نومیدوار Setelah tiga hari tiga malam, bingung dan merana,duduklah ia di kedainya, tiada lagi berdaya.Bait ini menggambarkan keadaan si penjual setelah memukul burung beo kesayangannya; ia duduk di kedai dengan penuh penyesalan, kebingungan, dan putus asa, mencari cara agar si beo mau bicara lagi. ❋
- M1:261 مینمود آن مرغ را هر گون نهفتتا که باشد اندرآید او بگُفت Berbagai muslihat ia coba pada si burung,berharap ia akan datang dan kembali bersenandung.Setelah memukul burung beo itu hingga terdiam, si penjual mencoba berbagai cara dan tipu daya agar burung itu mau berbicara kembali. ❋
- M1:262 جولقیّی سَر برهنه میگذشتبا سر بیمو چو پُشت طاس و طشت Seorang jowlaqī bertelanjang kepala melintas,Kepalanya gundul laksana punggung bokor dan pasu.Bait ini menggambarkan seorang darwis dengan penampilan tak lazim dan kepala tercukur, sebuah penampilan yang menjadi landasan bagi analogi keliru yang dibuat oleh burung beo dalam kisah ini. ❋
- M1:263 آمد اندر گفت طوطی آن زمانبانگ بر درویش زد چون عاقلان Kala itu si nuri pun kembali bersuara,Menyeru sang darwis, laksana orang bijaksana.Setelah sekian lama membisu, burung nuri itu akhirnya berbicara lagi; melihat seorang darwis yang juga botak, ia berteriak kepadanya seolah-olah ia orang yang paling tahu. ❋
- M1:264 کز چه ای کَل با کَلان آمیختی؟تو مگر از شیشه روغن ریختی؟ Wahai si botak, mengapa kau berbaur dengan kaum botak?Jangan-jangan kau tumpahkan minyak dari dalam botol?Melihat seorang darwis berkepala gundul, burung beo yang botak itu menyangka penyebab kebotakan sang darwis sama dengan penyebab kebotakannya sendiri (menumpahkan minyak), lalu melontarkan pertanyaan ini. Bait ini menyoroti kekeliruan berpikir akibat analogi yang tidak tepat. ❋
- M1:265 از قیاسش خنده آمد خلق راکو چو خود پنداشت صاحبدلق را Analogi sang burung membuat orang-orang tertawa,sebab ia menyangka si empunya jubah sama seperti dirinya.Bait ini menyatakan bahwa menilai sesuatu hanya berdasarkan kemiripan lahiriah dan perbandingan dengan diri sendiri akan menjerumuskan pada kekeliruan dan menjadi bahan tertawaan. ❋
- M1:266 کارِ پاکان را قیاس از خود مگیرگرچه ماند در نبشتن شیر و شیر Jangan kau ukur laku orang suci dengan dirimu,meski dalam tulisan, ‘singa’ dan ‘susu’ tampak serupa.Bait ini memperingatkan kita agar tidak menyamakan perbuatan para kekasih Tuhan yang suci dengan perbuatan kita sendiri, sebab batin mereka jauh melampaui ukuran kita, sama seperti dua kata yang tulisannya sama persis dapat memiliki makna yang sama sekali berbeda. ❋
- M1:267 جمله عالَم زین سبب گمراه شدکم کسی ز ابدالِ حقّ آگاه شد Seluruh dunia tersesat karena sebab ini,sedikit yang menyadari para Abdal milik Yang Hakiki.Rumi menegaskan bahwa kesesatan umat manusia bersumber dari kebiasaan membandingkan perbuatan dan kedudukan para nabi dan wali dengan diri mereka sendiri, sehingga mengabaikan perbedaan batin yang amat dalam. ❋
- M1:268 هَمسری با انبیا برداشتنداولیا را همچو خود پنداشتند Mereka menyamakan diri dengan para Nabi,dan menganggap para wali serupa diri sendiri.Bait ini menyoroti kekeliruan besar manusia yang, karena kesamaan lahiriah, menyamakan para nabi dan wali Tuhan dengan diri mereka sendiri, lalu abai terhadap perbedaan batiniah yang amat besar. ❋
- M1:269 گفته اینک ما بشر ایشان بشرما و ایشان بستهٔ خوابیم و خَور Kata mereka: 'Kami manusia, mereka pun manusia adanya,Kita dan mereka sama-sama terbelenggu tidur dan makanan.'Bait ini menyoroti kekeliruan orang awam yang menyamakan para nabi dan wali dengan diri mereka sendiri, hanya karena kesamaan kebutuhan biologis seperti tidur dan makan, seraya mengabaikan perbedaan batiniah yang mendalam. ❋
- M1:270 این ندانستند ایشان از عَمیهست فرقی درمیان بیمُنتَهی Ini tak mereka ketahui, tersebab kebutaan batin:Ada jurang pemisah di antara keduanya, tak bertepi.Rumi mengingatkan bahwa manusia, karena kebutaan batin dan fokus pada hal-hal lahiriah, sering kali gagal memahami perbedaan yang tak terhingga antara individu atau perbuatan yang tampak serupa di permukaan. ❋
- M1:271 هر دو گون زنبور خوردند از محللیک شد زان نیش و زین دیگر عسل Kedua jenis lebah makan dari tempat yang sama,namun dari yang satu muncul sengat, dari yang lain madu.Bait ini menekankan bahwa kesamaan lahiriah atau sumber yang sama tidak menjamin kesamaan batin atau hasil; dua makhluk dengan asal-usul serupa dapat menghasilkan buah yang sama sekali berbeda. ❋
- M1:272 هر دو گون آهو گیا خوردند و آبزین یکی سرگین شد و زان مُشکِ ناب Dua jenis rusa memakan rumput dan air yang sama,Dari yang satu menjadi tahi, dari yang lain kesturi murni.Bait ini menunjukkan bagaimana asupan yang sama dapat menghasilkan keluaran yang sangat berbeda pada dua makhluk, menyoroti perbedaan mendalam antara hakikat dan batin mereka. ❋
- M1:273 هر دو نی خوردند از یک آبْخَوراین یکی خالی و آن پر از شکر Dua buluh minum dari satu sumber air yang sama,Yang satu hampa belaka, yang lain penuh gula.Bait ini dengan jelas menunjukkan perbedaan sifat dan batin manusia, meskipun penampilan luarnya serupa. Dua batang buluh yang diberi makan dari sumber yang sama menghasilkan buah yang sama sekali berbeda: yang satu mandul, sementara yang lain menjadi manis dan penuh berkah. ❋
- M1:274 صد هزاران این چنین اَشباه بینفرقشان هفتاد ساله راه بین Lihatlah ratusan ribu kemiripan serupa ini,Saksikan bedanya, perjalanan tujuh puluh tahun jauhnya.Bait ini menekankan bahwa kemiripan lahiriah pada manusia, benda, atau perbuatan bisa sangat menipu, karena hakikat dan batin mereka bisa menyimpan perbedaan yang amat dalam dan tak terbayangkan. ❋
- M1:275 این خورد گردد پلیدی زو جداآن خورد گردد همه نور خدا Yang satu makan, darinya lahir kekotoran,Yang lain makan, segalanya menjadi cahaya Tuhan.Bait ini menegaskan bahwa satu zat atau pengalaman yang sama (seperti makanan atau ilmu) dapat menghasilkan dampak yang sangat berbeda tergantung pada sifat batin penerimanya: kekotoran bagi yang tercemar, dan cahaya ilahi bagi yang suci. ❋
- M1:276 این خورد زاید همه بُخل و حسدوآن خورد زاید همه نور احد Yang ini makan, melahirkan kikir dan iri hati,Yang itu makan, melahirkan cahaya Sang Maha Esa.Satu jenis asupan hanya akan memperkuat sifat-sifat tercela seperti kikir dan dengki, sementara jenis asupan yang lain menumbuhkan cahaya dan cinta ilahi dalam diri manusia. ❋
- M1:277 این زمینِ پاک و آن شورهست و بداین فرشتهٔ پاک و آن دیوست و دَد Yang ini tanah subur, yang itu gersang dan buruk,Yang ini malaikat suci, yang itu iblis dan binatang buas.Bait ini memperingatkan agar tidak tertipu oleh kemiripan lahiriah, karena kesamaan di permukaan dapat menyembunyikan perbedaan hakikat yang mendasar dan saling bertentangan. ❋
- M1:278 هر دو صورت گر به هم ماند رواستآب تلخ و آب شیرین را صفاست Wajarlah jika dua rupa tampak serupa,sebab air pahit dan air tawar sama-sama jernihnya.Dua hal bisa tampak sama persis di permukaan, namun hakikat batinnya bisa sangat berbeda, layaknya air tawar dan air asin yang sama-sama bening. ❋
- M1:279 جز که صاحب ذوق کی شناسد بیاباو شناسد آبِ خوش از شورهآب Selain sang pemilik *dzawq*, siapa yang mengenal air?Dialah yang membedakan air tawar dari air asin.Bait ini menegaskan bahwa untuk memahami hakikat sesuatu, penampilan luar tidaklah cukup; hanya orang yang memiliki 'cita rasa' batiniah atau kearifan spiritual yang sehat yang mampu mengenali perbedaan-perbedaan mendasar. ❋
- M1:280 سحر را با مُعجزه کرده قیاسهر دو را بر مَکر پندارد اساس Mereka samakan sihir dengan mukjizat,mengira keduanya berlandaskan tipu muslihat.Bait ini menunjuk pada kekeliruan kaum yang hanya melihat lahiriah, yang karena kemiripan di permukaan, menyamakan sihir dengan mukjizat dan menganggap keduanya sebagai bentuk penipuan. ❋
- M1:281 ساحرانِ موسی از استیزه رابرگرفته چون عصای او عصا Para penyihir Musa, karena menentang kebenaran,Mengangkat tongkat yang serupa dengan tongkatnya.Bait ini merujuk pada tindakan para penyihir Fir'aun yang, untuk menandingi mukjizat Musa, membawa tongkat-tongkat yang secara lahiriah menyerupai tongkat Sang Nabi, namun di dalamnya hampa dari kebenaran. ❋
- M1:282 زین عصا تا آن عصا فرقیست ژرفزین عمل تا آن عمل راهی شگرف Dari tongkat ini ke tongkat itu, ada beda yang dalam,Dari amal ini ke amal itu, terbentang jalan menakjubkan.Meskipun dua benda atau perbuatan tampak serupa dari luar, hakikat batin, asal-usul, dan niat di baliknya bisa sangat berbeda secara mendalam dan menakjubkan. ❋
- M1:283 لعنةُ الله این عمل را در قفارحمةُ الله آن عمل را در وفا Kutukan Tuhan mengikuti perbuatan ini;Rahmat Tuhan menyertai perbuatan itu dalam ketulusannya.Sebuah perbuatan bisa tampak serupa dengan perbuatan lain, tetapi niat dan hakikat batiniahnyalah yang menentukan apakah kutukan atau rahmat Tuhan yang akan mengikutinya. ❋
- M1:284 کافران اندر مِری بوزینه طبعآفتی آمد درون سینه طبع Kaum kafir dalam perbantahan berwatak kera,Bencana telah masuk ke dalam dada watak itu.Bait ini menggambarkan kaum kafir sebagai peniru buta yang suka membantah, laksana kera, dan menyebut terkuncinya hati sebagai bencana besar yang menimpa batin manusia. ❋
- M1:285 هرچه مردم میکند بوزینه همآن کند کز مرد بیند دم بدم Apa pun yang insan perbuat, kera pun meniru,Ia lakukan apa yang dilihatnya dari manusia, setiap waktu.Bait ini menggunakan contoh seekor kera, yang bertindak hanya karena meniru, untuk menekankan perbedaan mendasar antara perbuatan lahiriah dan niat batiniah. ❋
- M1:286 او گمان بُرده که من کردم، چو اوفرق را کی داند آن استیزهرو Ia menyangka aku bertindak sepertinya,tapi bagaimana si pembangkang tahu bedanya?Bait ini menyoroti kekeliruan orang yang, karena kesamaan lahiriah, tidak mampu melihat perbedaan antara perbuatan sejati dan perbuatan yang lahir dari persaingan atau tiruan. ❋
- M1:287 این کند از امر و او بهرِ ستیزبر سَرِ استیزهرویان خاک ریز Yang satu bertindak atas perintah, yang lain demi pertikaian;Taburkanlah debu di atas kepala para penentang.Bait ini menekankan perbedaan mendasar antara tindakan yang lahir dari perintah Ilahi dan yang didorong oleh persaingan, serta menasihati kita untuk meninggalkan jalan para penentang. ❋
- M1:288 آن منافق با موافق در نمازاز پی استیزه آید نه نیاز Orang munafik, bersama yang mukmin, dalam salat berdiri,datangnya demi perseteruan, bukan karena hajat diri.Bait ini menggambarkan perbedaan mendalam antara lahiriah dan batiniah sebuah amalan: seorang munafik dan seorang mukmin mungkin melakukan ritual yang sama, tetapi niat mereka bertolak belakang—yang satu mencari pertikaian, yang lain mencari pengabdian sejati. ❋
- M1:289 در نماز و روزه و حجّ و زکاتبا منافق مؤمنان در بُرد و مات Dalam salat, puasa, haji, dan zakat,Kaum mukmin dan si munafik dalam laga menang-dan-mat.Bait ini menyatakan bahwa amal ibadah lahiriah seorang mukmin dan seorang munafik bisa jadi tampak sama, tetapi niat dan tujuan akhir mereka sangat berbeda, dan nasib masing-masing pun akan ditentukan secara berbeda pula. ❋
- M1:290 مؤمنان را برد باشد عاقبتبر منافق مات اندر آخرت Kaum mukmin akan menang pada akhirnya,Bagi si munafik, skakmat di akhirat menantinya.Bait ini menegaskan bahwa meskipun kaum mukmin dan kaum munafik tampak melakukan amalan yang serupa, pada akhirnya kemenangan akan menjadi milik kaum mukmin, sementara kaum munafik akan menghadapi kekalahan telak di akhirat karena perbedaan niat dan batin mereka. ❋
- M1:291 گرچه هر دو بر سَرِ یک بازیاندهر دو با هم مروزی و رازیاند Walau keduanya dalam satu permainan yang sama,Keduanya berasal dari Marwazi dan Razi yang berbeda.Bait ini memperingatkan agar tidak menyamakan kemiripan lahiriah suatu perbuatan dengan kesamaan batin dan niat, karena para pelaku, meski berperilaku serupa, bisa berasal dari dua hakikat dan tujuan yang sama sekali terpisah. ❋
- M1:292 هر یکی سوی مقام خود رودهر یکی بر وفق نام خود رود Setiap insan menuju maqam-nya sendiri,setiap insan berjalan sesuai nama-nya sendiri.Setiap makhluk secara batiniah tertarik menuju kedudukan dan takdirnya masing-masing, dan berperilaku selaras dengan fitrah dan hakikat dirinya, sekalipun lahiriahnya tampak serupa dengan yang lain. ❋
- M1:293 مؤمنش خوانند جانش خوش شودور منافق تیز و پر آتش شود Sebutlah ia mukmin, jiwanya pun bersuka ria;Namun panggil ia munafik, ia gusar dan menyala-nyala.Bait ini menyatakan bahwa nama sejati seseorang mencerminkan hakikat batinnya, dan reaksi emosionalnya terhadap nama itu menyingkapkan kebenaran atau kepalsuan dirinya. ❋
- M1:294 نام او محبوب از ذات وی استنام این مبغوض از آفات وی است Namanya tercinta, bersumber dari esensi dirinya;Nama si ini terhina, berasal dari aib-aibnya.Sebutan atau nama yang dilekatkan pada seseorang—entah itu terpuji atau tercela—merupakan cerminan dari hakikat dan kualitas batiniah orang itu, bukan sekadar label yang dangkal. ❋
- M1:295 میم و واو و میم و نون تشریف نیستلفظ مؤمن جُز پی تعریف نیست Mim, waw, mim, dan nun bukanlah gelar kehormatan,Kata ‘mukmin’ tak lain hanyalah sebuah penyingkapan.Nama dan sebutan, khususnya ‘mukmin’, bukanlah sekadar gelar atau formalitas, melainkan cerminan dari hakikat dan esensi batin seseorang. Kata itu menyingkap sebuah realitas yang mendalam, bukan sekadar melabeli penampilan luar. ❋
- M1:296 گر منافق خوانیش این نامِ دونهمچو کژدم میخلد در اندرون Jika kau sebut ia munafik, nama hina iniBagaikan kalajengking menyengat di dalam diri.Bait ini menjelaskan bahwa sebutan "munafik" bukan sekadar label, melainkan penyingkapan kebenaran batin seseorang yang tersembunyi—sebuah kebenaran yang menyengat dan menyiksanya dari dalam, laksana kalajengking. ❋
- M1:297 گرنه این نام اشتقاق دوزِخَستپس چرا در وی مَذاق دوزخست Jika nama ini bukan pecahan dari Neraka,lantas mengapa di dalamnya ada cita rasa Neraka?Nama 'munafik' terasa begitu menyakitkan dan membakar ketika diucapkan karena nama itu sendiri berasal dari dan mengandung hakikat Neraka.
- M1:298 زشتی آن نامِ بَد از حرف نیستتلخی آن آبِ بحر از ظرف نیست Buruknya nama itu bukan dari aksaranya,Pahitnya air samudra bukan dari bejananya.Bait ini menegaskan bahwa hakikat sejati segala sesuatu tidak berasal dari bentuk lahiriahnya (seperti huruf dalam sebuah nama, atau wadah yang menampung air), melainkan dari esensi dan kenyataan batiniahnya. ❋
- M1:299 حرفْ ظرف آمد درو معنی چو آببحرِ معنی عِندَهُ اُمُّ الکِتاب Kata adalah bejana, di dalamnya makna laksana air,Samudra makna, di sisi-Nya-lah Ummul Kitab.Kata-kata hanyalah wadah bagi makna, dan hakikat makna yang tak terbatas berakar pada Ummul Kitab, yakni sumber utama dan tak hingga bagi pengetahuan dan kebenaran. ❋
- M1:300 بحرِ تلخ و بحرِ شیرین در جهاندر میانشان بَرزَخُ لا یَبغیان Lautan pahit dan lautan manis ada di dunia,di antara keduanya pemisah yang tak terlampaui.Bait ini, yang terilhami dari Al-Quran, menunjuk pada keberadaan dualitas yang bertentangan namun saling berkelindan di alam semesta, yang esensinya tidak bercampur dan tetap dapat dibedakan meski hadir berdampingan. ❋
- M1:301 وانگه این هر دو ز یک اصلی روانبر گذر زین هر دو رو تا اصلِ آن Dan keduanya mengalir dari satu Pangkal yang sama,Lampaui keduanya, berjalanlah menuju Pangkal itu.Bait ini menyatakan bahwa meskipun dunia penuh dengan dualitas seperti pahit dan manis atau benar dan salah, semua itu pada hakikatnya berasal dari satu sumber tunggal. Tugas seorang pejalan spiritual (salik) adalah melampaui perbedaan-perbedaan ini untuk kembali kepada Sumber yang esa dan tak terbedakan itu. ❋
- M1:302 زرّ قلب و زرّ نیکو در عیاربی محک هرگز ندانی ز اعتبار Emas palsu dan emas murni dalam kadar,tanpa batu uji, takkan pernah kau tahu nilainya.Secara lahiriah, kebenaran dan kepalsuan, atau nilai sejati dan nilai lancung, sering kali tidak dapat dibedakan. Untuk mengetahui hakikat sejati sesuatu, diperlukan sebuah standar atau kriteria penguji (batu uji). ❋
- M1:303 هر که را در جان خدا بنهد مِحَکهر یقین را باز داند او ز شَک Siapa pun yang di dalam jiwanya Tuhan letakkan batu uji,setiap keyakinan dari keraguan akan mampu ia kenali.Orang yang jiwanya dianugerahi oleh Tuhan sebuah batu uji batiniah akan memperoleh kemampuan luar biasa untuk membedakan kebenaran dari kebatilan, sehingga ia dapat memisahkan keyakinan dari keraguan dengan jelas. ❋
- M1:304 در دهان زنده خاشاکی جهدآنگه آرامد که بیرونش نهد Ke dalam mulut yang hidup, sebutir debu bisa meloncat,Baru ia tenang setelah berhasil mengeluarkannya.Bait ini menggunakan perumpamaan sederhana untuk menunjukkan bahwa indera batin yang hidup dan waspada akan segera mendeteksi ketidakmurnian, dan tidak akan tenang sebelum menyingkirkannya. Ini adalah kiasan untuk mata batin yang mampu membedakan keyakinan dari keraguan. ❋
- M1:305 در هزاران لقمه یک خاشاکِ خُردچون در آمد حِسّ زنده پی ببُرد Di antara ribuan suap, sebutir duri yang kecil,Bila masuk, indra yang hidup 'kan segera mengenal.Bait ini menggunakan analogi indra perasa yang tajam, yang mampu mendeteksi ketidakmurnian terkecil dalam makanan, untuk menggambarkan kearifan batin yang dapat membedakan kebenaran dari kebatilan. ❋
- M1:306 حِسّ دنیا نردبان این جهانحِسّ دینی نردبان آسمان Indra duniawi adalah tangga bagi dunia ini,Indra ruhani adalah tangga menuju angkasa.Rumi membedakan dua jenis persepsi: indra lahiriah yang berfungsi untuk menavigasi dunia materi, dan indra batiniah atau ruhani yang menjadi sarana untuk naik ke alam surgawi. ❋
- M1:307 صحّت این حس بجویید از طبیبصحّت آن حس بجویید از حبیب Carilah kesehatan indra ini dari tabib,Carilah kesehatan indra itu dari Sang Kekasih.Bait ini membedakan dua jenis indra: indra jasmani yang kesehatannya dijaga oleh dokter duniawi, dan indra batin atau rohani yang memerlukan bimbingan seorang Kekasih Ilahi atau guru spiritual untuk kesejahteraannya. ❋
- M1:308 صحّت این حس ز معموریّ تنصحّت آن حس ز تخریبِ بدن Sehatnya indra ini dari tubuh yang makmur,Sehatnya indra itu dari jasad yang hancur.Indra jasmani kita sehat melalui kemakmuran dan kesejahteraan tubuh, sedangkan indra batiniah atau spiritual kita—yakni mata hati—mencapai kesehatan dan ketajaman justru dengan mengurangi hasrat-hasrat jasmani. ❋
- M1:309 راهِ جان مر جسم را ویران کندبعد از آن ویرانی آبادان کند Jalan sang jiwa meluluhlantakkan raga,Setelah luluh lantak, ia memakmurkannya.Agar dapat berkembang dan mencapai kesempurnaan, ruh terlebih dahulu menundukkan jasad pada laku prihatin (riyāḍat) dan mengekang hasrat-hasratnya. Namun, pada akhirnya, ruh yang luhur inilah yang menjadi sebab bagi kemakmuran dan kesehatan paripurna jasad. ❋
- M1:310 کرد ویران خانه بهر گنج زروز همان گنجش کند معمورتر Rumah ia hancurkan demi harta emas terpendam,lalu dengan harta itu ia bangun kembali lebih makmur.Untuk meraih nilai yang lebih tinggi dan berharga, terkadang seseorang harus menghancurkan wujud lahiriah yang ada; kehancuran ini bukan untuk pemusnahan, melainkan untuk pembangunan kembali yang lebih megah dan subur. ❋
- M1:311 آب را ببرید و جو را پاک کردبعد از آن در جو روان کرد آبِ خورد Aliran air Ia hentikan dan saluran Ia bersihkan;Setelah itu, di saluran Ia alirkan air yang menyegarkan.Bait ini menggambarkan, melalui sebuah perumpamaan, bagaimana kesehatan sejati dan aliran kebaikan meniscayakan penyingkiran rintangan dan kotoran terlebih dahulu, demi mempersiapkan jalan bagi kesucian dan kehidupan. ❋
- M1:312 پوست را بشکافت و پیکان را کشیدپوستِ تازه بعد از آنش بر دمید Kulit Ia belah dan mata panah dicabut-Nya,lalu kulit baru tumbuh menutup luka itu sesudahnya.Bait ini menggambarkan proses menyakitkan saat mencabut mata panah dari tubuh yang kemudian diikuti oleh penyembuhan, untuk menunjukkan bahwa pembebasan dan pembaruan sejati sering kali menuntut penderitaan dan kerusakan di awal yang membuka jalan bagi pertumbuhan baru yang lebih baik. ❋
- M1:313 قلعه ویران کرد و از کافر ستدبعد از آن بر ساختش صد برج و سَد Benteng Ia hancurkan, direbut-Nya dari si kafir,Lalu dibangun-Nya kembali dengan seratus menara dan pagar.Untuk mencapai kemakmuran sejati dan pembangunan kembali yang kokoh, terkadang perlu untuk menghancurkan bangunan lama yang telah rusak atau dikuasai musuh. Kehancuran ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal yang niscaya untuk menciptakan sesuatu yang jauh lebih unggul dan kuat. ❋
- M1:314 کارِ بیچون را که کیفیّت نهداینک گفتم این ضرورت میدهد Siapa mampu menyematkan sifat pada Karya Tanpa-Sebab?Kini kuucapkan ini, dan ini pun menyiratkan suatu keniscayaan.Bait ini menegaskan bahwa tindakan Tuhan melampaui segala pemahaman manusia tentang 'bagaimana' atau 'mengapa'. Namun, secara paradoks, jalan yang ditempuh sang salik seolah-olah mengandung sebuah keniscayaan internal yang terhubung dengan kehendak Ilahi. ❋
- M1:315 گَه چنین بنماید و گَه ضِدّ اینجز که حیرانی نباشد کار دین Terkadang Ia menjelma begini, terkadang sebaliknya,Tak lain dari ketakjuban (*hayrat*) itulah tugas agama.Pengalaman religius yang sejati terletak dalam perjumpaan dengan perwujudan Ilahi yang paradoksal dan terkadang bertentangan, yang menuntun pada kondisi ketakjuban spiritual mendalam. ❋
- M1:316 نه چنان حیران که پشتش سوی اوستبل چنان حیران و غرق و مَستِ دوست Bukan ketakjuban yang membelakangi-Nya,melainkan takjub yang lebur dan mabuk dalam Sang Sahabat.Rumi membedakan dua jenis keterpesonaan (hayrat): satu yang lahir dari kejahilan atau berpaling dari Tuhan, dan satu lagi, keterpesonaan mistis sejati, yang muncul dari peleburan total dan kemabukan dalam Sang Kekasih. ❋
- M1:317 آن یکی را روی او شد سوی دوستوان یکی را روی او خود روی اوست Yang satu wajahnya berpaling menuju Sang Sahabat,Yang lain, wajahnya adalah Wajah-Nya jua.Bait ini melukiskan dua cara berhubungan dengan Sang Kekasih Ilahi: yang pertama adalah ia yang mengarahkan perhatiannya *menuju* Sang Sahabat, dan yang kedua adalah ia yang begitu lebur dalam Sang Sahabat hingga wajahnya sendiri *menjadi* Wajah-Nya. ❋
- M1:318 روی هر یک مینگر میدار پاسبوکْ گردی تو ز خدمت روشناس Tataplah setiap wajah, berjagalah senantiasa,Semoga lewat pengabdian, engkau menjadi sang pelihat hakikat.Bait ini menekankan pentingnya kewaspadaan dan daya pembeda rohani dalam menempuh jalan spiritual, agar melalui pengabdian yang tulus, sang salik dapat meraih pengenalan mendalam akan kebenaran Ilahi. ❋
- M1:319 چون بسی ابلیسِ آدمروی هستپس به هر دستی نشاید داد دست Sebab banyak Iblis berparas manusia,tak setiap tangan layak disambut uluran tangan kita.Bait ini memperingatkan kita agar tidak tertipu oleh penampilan lahiriah, sebab banyak kekuatan jahat dan setan menjelma dalam wujud manusia, sehingga tidak bijaksana untuk memercayai semua orang begitu saja. ❋
- M1:320 زانک صیّاد آورد بانگ صفیرتا فریبد مرغ را آن مرغگیر Sebab si pemburu meniupkan suara siulan,agar sang penjerat burung dapat menipu mangsanya.Bait ini adalah sebuah perumpamaan tentang para penipu yang meniru suara para pencari kebenaran dan wali Tuhan untuk menjerat orang-orang yang lugu ke dalam perangkap mereka. ❋
- M1:321 بشنود آن مرغ بانگ جنس خویشاز هوا آید بیابد دام و نیش Didengarnya panggilan kaumnya oleh sang burung,Dari udara ia turun, mendapati jerat dan sengat.Bait ini menggambarkan seekor burung yang tertipu oleh suara yang menyerupai kaumnya, lalu turun dari angkasa hanya untuk terperangkap dalam jerat pemburu; ini adalah peringatan agar waspada terhadap para penipu. ❋
- M1:322 حرفِ درویشان بدزدد مَردِ دونتا بخواند بر سلیمی زان فسون Orang hina mencuri ucapan para darwis,lalu membacakannya sebagai mantera pada si lugu.Rumi mengingatkan bahwa orang-orang rendah dan penipu mengambil alih hikmah para mistikus sejati untuk memikat dan menyesatkan orang-orang yang berhati naif. ❋
- M1:323 کارِ مَردان روشنی و گرمیَستکارِ دونان حیله و بیشرمیَست Tugas kaum arif adalah cahaya dan kehangatan,tugas kaum durjana adalah tipu daya dan nirmuka.Bait ini menggarisbawahi perbedaan mendasar antara watak manusia mulia dan manusia hina: yang mulia menerangi dan menghangatkan, sementara yang hina terperosok dalam muslihat dan ketidaktahuan malu. ❋
- M1:324 شیر پشمین از برای کَد کنندبومُسَیلِم را لقب احمد کنند Singa wol mereka cipta untuk mengemis,Būmosaylem pun mereka juluki Ahmad.Bait ini berbicara tentang para penipu dan pendaku jalan spiritual palsu yang, melalui penampilan lahiriah dan peniruan terhadap orang-orang saleh, menjerat hati orang-orang naif dan menampilkan diri mereka sebagai nabi atau mistikus sejati. ❋
- M1:325 بومُسَیلِم را لقب کذّاب ماندمر محمد را اولُو الاَلباب ماند Bagi Bū Musaylim, gelar 'Pendusta' yang melekat,Bagi Muhammad, gelar 'Ulu al-Albāb' yang tersemat.Bait ini menegaskan perbedaan mendasar antara para nabi sejati dan para pendaku palsu, menunjukkan bahwa hakikat sejati setiap seruan pada akhirnya akan terungkap dari hasil dan buah yang dihasilkannya. ❋
- M1:326 آن شراب حق خِتامش مُشکِ نابباده را ختمش بود گَند و عذاب Anggur Kebenaran, segelnya kesturi murni,sedang arak biasa, akhirnya busuk dan pedih.Sabda dan pengalaman Ilahi, laksana anggur suci, meninggalkan keharuman dan kejernihan yang membangkitkan akal. Sebaliknya, perkataan palsu dan kenikmatan semu, walau awalnya tampak manis, pada akhirnya hanya membawa kebusukan dan penderitaan. ❋