Baca›Kitab 6
Kitab 6 · 4911 bait · 140 bagian
دفتر ششم
Book VI
❋ ❋ ❋
- 001 بخش ۱ - تمامت کتاب الموطد الکریمSelesai Kitab Al-Muwatta' Al-Karim 128 bait
- 002 بخش ۲ - سؤال سایل از مرغی کی بر سر ربض شهری نشسته باشد سر او فاضلترست و عزیزتر و شریفتر و مکرمتر یا دم او و جواب دادن واعظ سایل را به قدر فهم اوPertanyaan Penanya tentang Seekor Burung yang Bertengger di Puncak Tembok Kota: Apakah Kepalanya Lebih Mulia, Berharga, Lebih Terhormat, atau Ekornya? Dan Jawaban Sang Pemberi Nasihat kepada Penanya Sesuai dengan Pemahamannya. 54 bait
- 003 بخش ۳ - نکوهیدن ناموسهای پوسیده را کی مانع ذوق ایمان و دلیل ضعف صدقاند و راهزن صد هزار ابله چنانک راهزن آن مخنث شده بودند گوسفندان و نمییارست گذشتن و پرسیدن مخنث از چوپان کی این گوسفندان تو مرا عجب گزند گفت ای مردی و در تو رگ مردی هست همه فدای تو اند و اگر مخنثی هر یکی ترا اژدرهاست مخنثی دیگر هست کی چون گوسفندان را بیند در حال از راه باز گردد نیارد پرسیدن ترسد کی اگر بپرسم گوسفندان در من افتند و مرا بگزندMencela Adat-adat Usang yang Menghalangi Kenikmatan Iman dan Menjadi Bukti Kelemahan Kejujuran, Serta Menjadi Perampok Seratus Ribu Orang Bodoh, Sebagaimana Perampok yang Menimpa Orang Banci Itu, Domba-domba yang Tidak Berani Melewati Jalan. Orang Banci Itu Bertanya kepada Gembala: “Domba-dombamu Ini Anehnya Menyerangku.” Gembala Menjawab: “Wahai Laki-laki, Jika Ada Otot Kelaki-lakian dalam Dirimu, Mereka Semua Akan Berkorban untukmu. Tetapi Jika Kau Banci, Setiap Domba Akan Menjadi Naga Bagimu.” Ada Banci Lain yang Ketika Melihat Domba-domba Langsung Berbalik dari Jalan, Tidak Berani Bertanya, Karena Takut Jika Bertanya, Domba-domba Akan Menyerangnya. 27 bait
- 004 بخش ۴ - مناجات و پناه جستن به حق از فتنهٔ اختیار و از فتنهٔ اسباب اختیار کی سماوات و ارضین از اختیار و اسباب اختیار شکوهیدند و ترسیدند و خلقت آدمی مولع افتاد بر طلب اختیار و اسباب اختیار خویش چنانک بیمار باشد خود را اختیار کم بیند صحت خواهد کی سبب اختیارست تا اختیارش بیفزاید و منصب خواهد تا اختیارش بیفزاید و مهبط قهر حق در امم ماضیه فرط اختیار و اسباب اختیار بوده است هرگز فرعون بینوا کس ندیده استDoa dan Perlindungan kepada Tuhan dari Fitnah Pilihan dan dari Fitnah Sebab-sebab Pilihan. Langit dan Bumi Telah Mengeluh dan Takut dari Pilihan dan Sebab-sebab Pilihan. Penciptaan Manusia Jatuh Cinta pada Pencarian Pilihan dan Sebab-sebab Pilihan Sendiri. Sebagaimana Orang Sakit Merasa Pilihan Dirinya Berkurang dan Menginginkan Kesehatan, yang Merupakan Sebab Pilihan, Agar Pilihan Dirinya Bertambah. Dan Menginginkan Jabatan Agar Pilihan Dirinya Bertambah. Dan Tempat Turunnya Murka Tuhan pada Umat-umat Terdahulu Adalah Kelebihan Pilihan dan Sebab-sebab Pilihan. Tidak Pernah Ada Firaun yang Miskin. 39 bait
- 005 بخش ۵ - حکایت غلام هندو کی به خداوندزادهٔ خود پنهان هوای آورده بود چون دختر را با مهترزادهای عقد کردند غلام خبر یافت رنجور شد و میگداخت و هیچ طبیب علت او را در نمییافت و او را زهرهٔ گفتن نهKisah Budak India yang Diam-diam Jatuh Cinta pada Anak Tuannya. Ketika Anak Perempuan Itu Dinikahkan dengan Putra Bangsawan, Budak Itu Mengetahuinya, Lalu Jatuh Sakit dan Merana. Tidak Ada Dokter yang Menemukan Penyakitnya, dan Dia Tidak Berani Mengatakannya. 35 bait
- 006 بخش ۶ - صبر فرمودن خواجه مادر دختر را کی غلام را زجر مکن من او را بیزجر ازین طمع باز آرم کی نه سیخ سوزد نه کباب خام ماندTuan Menasihati Ibu Gadis Itu Agar Tidak Memarahi Budak. “Aku Akan Membebaskannya dari Ketamakan Ini Tanpa Hukuman, Sehingga Tusuk Sate Tidak Terbakar dan Daging Tidak Mentah.” 38 bait
- 007 بخش ۷ - در بیان آنک این غرور تنها آن هندو را نبود بلک هر آدمیی به چنین غرور مبتلاست در هر مرحلهای الا من عصم اللهPenjelasan Bahwa Keangkuhan Ini Tidak Hanya Milik Orang India Itu, Tetapi Setiap Manusia Terkena Keangkuhan Semacam Ini di Setiap Tingkatan, Kecuali Orang yang Dilindungi Allah. 31 bait
- 008 بخش ۸ - در عموم تاویل این آیت کی کلما اوقدوا نارا للحربDalam Umumnya Penafsiran Ayat Ini: “Setiap Kali Mereka Menyalakan Api Peperangan.” 4 bait
- 009 بخش ۹ - قصهای هم در تقریر اینSebuah Kisah untuk Menegaskan Ini Juga 28 bait
- 010 بخش ۱۰ - وا نمودن پادشاه به امرا و متعصبان در راه ایاز سبب فضیلت و مرتبت و قربت و جامگی او بریشان بر وجهی کی ایشان را حجت و اعتراض نماندRaja Menjelaskan kepada Para Amir dan Orang-orang Fanatik tentang Ayaz Mengenai Keutamaan, Kedudukan, Kedekatan, dan Tunjangannya Lebih dari Mereka, Dengan Cara yang Tidak Meninggalkan Dalih dan Keberatan bagi Mereka. 16 bait
- 011 بخش ۱۱ - مدافعهٔ امرا آن حجت را به شبههٔ جبریانه و جواب دادن شاه ایشان راPara Amir Menolak Dalih Itu dengan Keraguan Jabariyah, dan Raja Menjawab Mereka. 34 bait
- 012 بخش ۱۲ - حکایت آن صیادی کی خویشتن در گیاه پیچیده بود و دستهٔ گل و لاله را کلهوار به سر فرو کشیده تا مرغان او را گیاه پندارند و آن مرغ زیرک بوی برد اندکی کی این آدمیست کی برین شکل گیاه ندیدم اما هم تمام بوی نبرد به افسون او مغرور شد زیرا در ادراک اول قاطعی نداشت در ادراک مکر دوم قاطعی داشت و هو الحرص و الطمع لا سیما عند فرط الحاجة و الفقر قال النبی صلی الله علیه و سلم کاد الفقر ان یکون کفراKisah Pemburu yang Membungkus Dirinya dengan Rumput dan Menarik Buket Bunga dan Tulip di Kepalanya Seperti Topi Agar Burung-burung Mengira Dia Rumput. Tetapi Burung Pintar Itu Mencium Sedikit Bau: “Ini Manusia, Aku Belum Pernah Melihat Rumput Seperti Ini.” Namun Dia Tidak Mencium Bau Sepenuhnya dan Tertipu oleh Pesona Pemburu, Karena dalam Persepsi Awal Dia Tidak Memiliki Keyakinan Kuat, Sedangkan dalam Persepsi Tipuan Kedua Dia Memiliki Keyakinan Kuat, Yaitu Ketamakan dan Keserakahan, Terutama dalam Keadaan Sangat Membutuhkan dan Miskin. Nabi ﷺ Bersabda: “Kemiskinan Hampir Menjadi Kekufuran.” 32 bait
- 013 بخش ۱۳ - حکایت آن شخص کی دزدان قوج او را بدزدیدند و بر آن قناعت نکرد به حیله جامههاش را هم دزدیدندKisah Seseorang yang Domba Jantannya Dicuri Pencuri, dan Tidak Puas dengan Itu, Mereka Juga Mencuri Pakaiannya dengan Tipu Daya. 11 bait
- 014 بخش ۱۴ - مناظرهٔ مرغ با صیاد در ترهب و در معنی ترهبی کی مصطفی علیهالسلام نهی کرد از آن امت خود را کی لا رهبانیة فی الاسلامPerdebatan Burung dengan Pemburu tentang Ketaatan dan Makna Ketaatan yang Dilarang Nabi ﷺ untuk Umatnya: “Tidak Ada Rahbaniyah (Kependetaan) dalam Islam.” 64 bait
- 015 بخش ۱۵ - حکایت پاسبان کی خاموش کرد تا دزدان رخت تاجران بردند به کلی بعد از آن هیهای و پاسبانی میکردKisah Penjaga yang Diam Sampai Para Pencuri Mencuri Seluruh Barang Dagangan Para Pedagang, Kemudian Dia Berteriak dan Berjaga. 15 bait
- 016 بخش ۱۶ - حواله کردن مرغ گرفتاری خود را در دام به فعل و مکر و زرق زاهد و جواب زاهد مرغ راBurung yang Terperangkap dalam Jerat Menyalahkan Tindakan, Tipu Daya, dan Kepura-puraan Sang Zahid. Sang Zahid Menjawab Burung Itu. 36 bait
- 017 بخش ۱۷ - حکایت آن عاشق کی شب بیامد بر امید وعدهٔ معشوق بدان وثاقی کی اشارت کرده بود و بعضی از شب منتظر ماند و خوابش بربود معشوق آمد بهر انجاز وعده او را خفته یافت جیبش پر جوز کرد و او را خفته گذاشت و بازگشتKisah Kekasih yang Datang Malam Hari Berharap Janji Kekasih ke Kamar yang Telah Ditunjukkan, dan Menunggu Sebagian Malam, Lalu Tertidur. Kekasih Datang untuk Memenuhi Janjinya dan Menemukannya Tertidur. Dia Mengisi Kantung Bajunya dengan Kenari dan Meninggalkannya Tertidur, Lalu Kembali. 50 bait
- 018 بخش ۱۸ - استدعاء امیر ترک مخمور مطرب را به وقت صبوح و تفسیر این حدیث کی ان لله تعالی شرابا اعده لاولیائه اذا شربوا سکروا و اذا سکروا طابوا الی آخر الحدیث. می در خم اسرار بدان میجوشد؛ تا هر که مجردست از آن مینوشد قال الله تعالی ان الابرار یشربون این می که تو میخوری حرامست ما می نخوریم جز حلالی «جهد کن تا ز نیست هست شوی وز شراب خدای مست شوی»Amir Turk yang Mabuk Meminta Penyanyi Saat Pagi, dan Penafsiran Hadis Ini: “Sesungguhnya Allah Ta’ala Memiliki Minuman yang Dia Siapkan untuk Para Kekasih-Nya. Ketika Mereka Meminumnya, Mereka Mabuk. Ketika Mereka Mabuk, Mereka Berbuat Baik.” Hingga Akhir Hadis. Anggur dalam Tong Rahasia Bergejolak untuk Itu; Agar Setiap Orang yang Terlepas dari Dunia Meminumnya. Allah Ta’ala Berfirman: “Sesungguhnya Orang-orang yang Berbakti Itu Minum.” Anggur yang Kau Minum Ini Haram. Kami Tidak Minum Kecuali yang Halal. “Berusahalah Agar Engkau Menjadi Ada dari Tiada, dan Mabuk oleh Anggur Tuhan.” 27 bait
- 019 بخش ۱۹ - در آمدن ضریر در خانهٔ مصطفی علیهالسلام و گریختن عایشه رضی الله عنها از پیش ضریر و گفتن رسول علیهالسلام کی چه میگریزی او ترا نمیبیند و جواب دادن عایشه رضی الله عنها رسول را صلی الله علیه و سلمMasuknya Orang Buta ke Rumah Mustafa a.s. dan Larinya Aisyah r.a. dari Hadapannya. Lalu Rasul a.s. Bertanya: “Mengapa Kau Lari? Dia Tidak Melihatmu.” Dan Aisyah r.a. Menjawab Rasul ﷺ. 16 bait
- 020 بخش ۲۰ - امتحان کردن مصطفی علیهالسلام عایشه را رضی الله عنها کی چه پنهان میشوی پنهان مشو که اعمی ترا نمیبیند تا پدید آید کی عایشه رضی الله عنها از ضمیر مصطفی علیه السلام واقف هست یا خود مقلد گفت ظاهرستMustafa a.s. Menguji Aisyah r.a.: “Mengapa Kau Bersembunyi? Jangan Bersembunyi, karena Orang Buta Tidak Melihatmu.” Agar Jelas Apakah Aisyah r.a. Mengetahui Pikiran Mustafa a.s. Atau Hanya Mengikuti Perkataan Orang yang Jelas. 17 bait
- 021 بخش ۲۱ - حکایت آن مطرب کی در بزم امیر ترک این غزل آغاز کرد گلی یا سوسنی یا سرو یا ماهی نمیدانم ازین آشفتهٔ بیدل چه میخواهی نمیدانم و بانگ بر زدن ترک کی آن بگو کی میدانی و جواب مطرب امیر راKisah Penyanyi yang Mulai Menyanyikan Ghazal Ini di Pesta Amir Turk: “Apakah Engkau Bunga, Melati, Pohon Saru, atau Bulan, Aku Tidak Tahu. Apa yang Kau Inginkan dari Hati yang Gelisah Ini, Aku Tidak Tahu.” Dan Turk Berteriak: “Katakanlah Apa yang Kau Tahu.” Dan Jawaban Penyanyi kepada Amir. 20 bait
- 022 بخش ۲۲ - تفسیر قوله علیهالسلام موتوا قبل ان تموتوا بمیر ای دوست پیش از مرگ اگر می زندگی خواهی کی ادریس از چنین مردن بهشتی گشت پیش از ماPenafsiran Sabda Nabi a.s.: “Mati sebelum Kau Mati.” “Matilah, Wahai Sahabat, Sebelum Kematian Jika Kau Menginginkan Kehidupan. Karena Idris Menjadi Penghuni Surga Karena Kematian Semacam Ini Sebelum Kita.” 54 bait
- 023 بخش ۲۳ - تشبیه مغفلی کی عمر ضایع کند و وقت مرگ در آن تنگاتنگ توبه و استغفار کردن گیرد به تعزیت داشتن شیعهٔ اهل حلب هر سالی در ایام عاشورا به دروازهٔ انطاکیه و رسیدن غریب شاعر از سفر و پرسیدن کی این غریو چه تعزیه استMenyerupakan Orang Bodoh yang Menyia-nyiakan Umurnya dan Mulai Bertaubat dan Beristighfar di Saat Kematian yang Mencekam, dengan Perkabungan Syiah di Halab Setiap Tahun pada Hari Asyura di Gerbang Antiokhia. Lalu Seorang Penyair Asing Datang dari Perjalanan dan Bertanya: “Perkabungan Apa Ini?” 16 bait
- 024 بخش ۲۴ - نکته گفتن آن شاعر جهت طعن شیعه حلبPenyair Itu Menyampaikan Sebuah Titik untuk Mencela Syiah Halab 13 bait
- 025 بخش ۲۵ - تمثیل مرد حریص نابیننده رزاقی حق را و خزاین و رحمت او را به موری کی در خرمنگاه بزرگ با دانهٔ گندم میکوشد و میجوشد و میلرزد و به تعجیل میکشد و سعت آن خرمن را نمیبیندPerumpamaan Orang Tamak yang Tidak Melihat Rezeki dari Tuhan, Harta Karun, dan Rahmat-Nya, Seperti Semut yang Berjuang di Gudang Gandum Besar dengan Sebutir Gandum, Berusaha Keras, Gemetar, dan Menariknya dengan Cepat, Tanpa Melihat Luasnya Gudang Gandum Itu. 40 bait
- 026 بخش ۲۶ - داستان آن شخص کی بر در سرایی نیمشب سحوری میزد همسایه او را گفت کی آخر نیمشبست سحر نیست و دیگر آنک درین سرا کسی نیست بهر کی میزنی و جواب گفتن مطرب او راKisah Seseorang yang Memukul Pintu Rumah di Tengah Malam untuk Sahur. Tetangganya Berkata Kepadanya: “Ini Tengah Malam, Bukan Sahur. Dan Lagi Pula, Tidak Ada Orang di Rumah Ini, Untuk Siapa Kau Memukul?” Dan Penyanyi Itu Menjawabnya. 42 bait
- 027 بخش ۲۷ - قصهٔ احد احد گفتن بلال در حر حجاز از محبت مصطفی علیهالسلام در آن چاشتگاهها کی خواجهاش از تعصب جهودی به شاخ خارش میزد پیش آفتاب حجاز و از زخم خون از تن بلال برمیجوشید ازو احد احد میجست بیقصد او چنانک از دردمندان دیگر ناله جهد بیقصد زیرا از درد عشق ممتلی بود اهتمام دفع درد خار را مدخل نبود همچون سحرهٔ فرعون و جرجیس و غیر هم لایعد و لا یحصیKisah Bilal yang Mengucapkan “Ahad, Ahad” di Panas Terik Hijaz Karena Cinta kepada Mustafa a.s. di Pagi Hari Itu, Saat Tuannya yang Fanatik Yahudi Memukulnya dengan Duri di Bawah Sinar Matahari Hijaz, dan Darah Mengalir dari Tubuh Bilal. Dari Mulutnya Keluar “Ahad, Ahad” Tanpa Disengaja, Sebagaimana dari Orang-orang yang Kesakitan Lainnya Keluar Erangan Tanpa Disengaja, Karena Hatinya Penuh dengan Cinta. Dia Tidak Peduli untuk Menghilangkan Rasa Sakit Duri, Seperti Para Penyihir Firaun, Jirjis, dan Banyak Lagi yang Tak Terhitung. 65 bait
- 028 بخش ۲۸ - باز گردانیدن صدیق رضی الله عنه واقعهٔ بلال را رضی الله عنه و ظلم جهودان را بر وی و احد احد گفتن او و افزون شدن کینهٔ جهودان و قصه کردن آن قضیه پیش مصطفی علیهالسلام و مشورت در خریدن اوAsh-Shiddiq r.a. Menceritakan Kembali Peristiwa Bilal r.a. dan Kezaliman Orang-orang Yahudi Terhadapnya, dan Ucapannya “Ahad, Ahad,” Serta Bertambahnya Kebencian Orang-orang Yahudi. Lalu Dia Menceritakan Kisah Itu di Hadapan Mustafa a.s. dan Meminta Nasihat untuk Membelinya. 36 bait
- 029 بخش ۲۹ - وصیت کردن مصطفی علیهالسلام صدیق را رضی الله عنه کی چون بلال را مشتری میشوی هر آینه ایشان از ستیز بر خواهند در بها فزود و بهای او را خواهند فزودن مرا درین فضیلت شریک خود کن وکیل من باش و نیم بها از من بستانMustafa a.s. Menasihati Ash-Shiddiq r.a.: “Ketika Kau Membeli Bilal, Mereka Pasti Akan Menambah Harganya Karena Perlawanan Mereka. Jadikanlah Aku Mitra dalam Keutamaan Ini, Jadilah Wakilku, dan Ambillah Setengah Harga Dariku.” 45 bait
- 030 بخش ۳۰ - خندیدن جهود و پنداشتن کی صدیق مغبونست درین عقدOrang Yahudi Tertawa dan Mengira Ash-Shiddiq Rugi dalam Transaksi Ini. 41 bait
- 031 بخش ۳۱ - معاتبهٔ مصطفی علیهالسلام با صدیق رضی الله عنه کی ترا وصیت کردم کی به شرکت من بخر تو چرا بهر خود تنها خریدی و عذر اوTeguran Mustafa a.s. kepada Ash-Shiddiq r.a.: “Aku Telah Menasihatimu untuk Membeli Bersama-sama, Mengapa Kau Membelinya Sendirian?” Dan Permohonan Maafnya. 36 bait
- 032 بخش ۳۲ - قصهٔ هلال کی بندهٔ مخلص بود خدای را صاحب بصیرت بیتقلید پنهان شده در بندگی مخلوقان جهت مصلحت نه از عجز چنانک لقمان و یوسف از روی ظاهر و غیر ایشان بندهٔ سایس بود امیری را و آن امیر مسلمان بود اما چشم بسته داند اعمی که مادری دارد لیک چونی بوهم در نارد اگر با این دانش تعظیم این مادر کند ممکن بود کی از عمی خلاص یابد کی اذا اراد الله به عبد خیرا فتح عینی قلبه لیبصره بهما الغیب این راه ز زندگی دل حاصل کن کین زندگی تن صفت حیوانستKisah Hilal, Seorang Hamba yang Ikhlas kepada Tuhan, Pemilik Penglihatan Tanpa Taklid, Tersembunyi dalam Perbudakan Makhluk Demi Kemaslahatan, Bukan Karena Ketidakmampuan, Sebagaimana Luqman dan Yusuf dari Sisi Lahir, dan Selain Mereka. Dia Adalah Budak Pengelola bagi Seorang Amir, dan Amir Itu Muslim. Tetapi Orang Buta Tahu Bahwa Dia Memiliki Ibu, Namun Dia Tidak Membayangkan Bagaimana Rupa Ibunya. Jika dengan Pengetahuan Ini Dia Memuliakan Ibunya, Ada Kemungkinan Dia Akan Terbebas dari Kebutaan, Karena “Jika Allah Menghendaki Kebaikan bagi Seorang Hamba, Dia Akan Membuka Mata Hatinya Agar Dia Melihat yang Gaib dengan Keduanya.” Jalan Ini Diperoleh dari Kehidupan Hati, Karena Kehidupan Tubuh Ini Adalah Sifat Hewan. 7 bait
- 033 بخش ۳۳ - حکایت در تقریر همین سخنKisah untuk Menegaskan Perkataan Ini Juga 13 bait
- 034 بخش ۳۴ - مثلPerumpamaan 18 bait
- 035 بخش ۳۵ - رنجور شدن این هلال و بیخبری خواجهٔ او از رنجوری او از تحقیر و ناشناخت و واقف شدن دل مصطفی علیهالسلام از رنجوری و حال او و افتقاد و عیادت رسول علیهالسلام این هلال راHilal Ini Jatuh Sakit dan Tuannya Tidak Mengetahui Sakitnya Karena Menganggap Remeh dan Tidak Mengenalinya. Hati Mustafa a.s. Mengetahui Sakit dan Keadaannya, Lalu Rasul a.s. Mengunjungi dan Menjenguk Hilal Ini. 23 bait
- 036 بخش ۳۶ - در آمدن مصطفی علیهالسلام از بهر عیادت هلال در ستورگاه آن امیر و نواختن مصطفی هلال را رضی الله عنهMustafa a.s. Masuk ke Kandang Ternak Amir Itu untuk Menjenguk Hilal, dan Mustafa Menghormati Hilal r.a. 13 bait
- 037 بخش ۳۷ - در بیان آنک مصطفی علیهالسلام شنید کی عیسی علیهالسلام بر روی آب رفت فرمود لو ازداد یقینه لمشی علی الهواءDalam Penjelasan Bahwa Mustafa a.s. Mendengar Isa a.s. Berjalan di Atas Air, Lalu Beliau Bersabda: “Jika Keyakinannya Bertambah, Dia Akan Berjalan di Atas Udara.” 36 bait
- 038 بخش ۳۸ - داستان آن عجوزه کی روی زشت خویشتن را جندره و گلگونه میساخت و ساخته نمیشد و پذیرا نمیآمدKisah Wanita Tua yang Mencoba Memperbaiki Wajahnya yang Buruk dengan Cermin dan Bedak, Tetapi Tidak Berhasil dan Tidak Ada yang Menerimanya. 15 bait
- 039 بخش ۳۹ - داستان آن درویش کی آن گیلانی را دعا کرد کی خدا ترا به سلامت به خان و مان باز رسانادKisah Dervish yang Mendoakan Orang Gilani Itu: “Semoga Allah Mengembalikanmu ke Rumah dengan Selamat.” 5 bait
- 040 بخش ۴۰ - صفت آن عجوزGambaran Wanita Tua Itu 8 bait
- 041 بخش ۴۱ - قصهٔ درویشی کی از آن خانه هرچه میخواست میگفت نیستKisah Seorang Dervish yang Apa Pun yang Dimintanya dari Rumah Itu Selalu Dijawab “Tidak Ada” 18 bait
- 042 بخش ۴۲ - رجوع به داستان آن کمپیرKembali ke Kisah Nenek Tua Itu 25 bait
- 043 بخش ۴۳ - حکایت آن رنجور کی طبیب درو اومید صحت ندیدKisah Orang Sakit yang Dokter Tidak Melihat Harapan Kesembuhan Baginya 28 bait
- 044 بخش ۴۴ - رجوع به قصهٔ رنجورKembali ke Kisah Orang Sakit 62 bait
- 045 بخش ۴۵ - قصهٔ سلطان محمود و غلام هندوKisah Sultan Mahmud dan Budak India 67 bait
- 046 بخش ۴۶ - لیس للماضین هم الموت انما لهم حسرة الفوتBukan Kematian yang Menjadi Kekhawatiran Orang-orang Terdahulu, Melainkan Penyesalan atas Hilangnya Peluang. 33 bait
- 047 بخش ۴۷ - بار دیگر رجوع کردن به قصهٔ صوفی و قاضیKembali Lagi ke Kisah Sufi dan Hakim 85 bait
- 048 بخش ۴۸ - طیره شدن قاضی از سیلی درویش و سرزنش کردن صوفی قاضی راKemarahan Hakim Karena Tamparan Dervish dan Teguran Sufi kepada Hakim 9 bait
- 049 بخش ۴۹ - جواب دادن قاضی صوفی راHakim Menjawab Sufi 27 bait
- 050 بخش ۵۰ - سؤال کردن آن صوفی قاضی راSufi Bertanya kepada Hakim Itu 9 bait
- 051 بخش ۵۱ - جواب گفتن آن قاضی صوفی راHakim Itu Menjawab Sufi 32 bait
- 052 بخش ۵۲ - باز سؤال کردن صوفی از آن قاضیSufi Kembali Bertanya kepada Hakim Itu 5 bait
- 053 بخش ۵۳ - جواب قاضی سؤال صوفی را و قصهٔ ترک و درزی را مثل آوردنJawaban Hakim atas Pertanyaan Sufi dan Menggunakan Kisah Orang Turki dan Penjahit sebagai Perumpamaan 6 bait
- 054 بخش ۵۴ - قال النبی علیه السلام ان الله تعالی یلقن الحکمة علی لسان الواعظین بقدر همم المستمعینNabi ﷺ Bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala Mengilhamkan Hikmah melalui Lisan Para Pemberi Nasihat Sesuai dengan Semangat Para Pendengar.” 17 bait
- 055 بخش ۵۵ - دعوی کردن ترک و گرو بستن او کی درزی از من چیزی نتواند بردنOrang Turki Itu Mengklaim dan Bertaruh Bahwa Penjahit Tidak Akan Bisa Mengambil Apa Pun Darinya. 20 bait
- 056 بخش ۵۶ - مضاحک گفتن درزی و ترک را از قوت خنده بسته شدن دو چشم تنگ او و فرصت یافتن درزیPenjahit Mengatakan Lelucon dan Mata Sempit Orang Turki Itu Tertutup Karena Kekuatan Tawa, dan Penjahit Mendapatkan Kesempatan. 24 bait
- 057 بخش ۵۷ - گفتن درزی ترک را هی خاموش کی اگر مضاحک دگر گویم قبات تنگ آیدPenjahit Berkata kepada Orang Turki Itu: “Hei Diam! Jika Aku Mengatakan Lelucon Lain, Jubahmu Akan Terlalu Sempit.” 3 bait
- 058 بخش ۵۸ - بیان آنک بیکاران و افسانهجویان مثل آن ترکاند و عالم غرار غدار همچو آن درزی و شهوات و زبان مضاحک گفتن این دنیاست و عمر همچون آن اطلس پیش این درزی جهت قبای بقا و لباس تقوی ساختنPenjelasan Bahwa Orang-orang yang Tidak Berbuat Apa-apa dan Pencari Dongeng Itu Seperti Orang Turki Itu, dan Dunia yang Menipu dan Mengkhianati Itu Seperti Penjahit Itu, dan Syahwat serta Lidah yang Mengatakan Lelucon Ini Adalah Dunia, dan Umur Itu Seperti Kain Satin di Hadapan Penjahit Ini untuk Membuat Jubah Keabadian dan Pakaian Takwa. 7 bait
- 059 بخش ۵۹ - مثلPerumpamaan 12 bait
- 060 بخش ۶۰ - باز مکرر کردن صوفی سؤال راSufi Mengulangi Pertanyaan Itu Lagi 8 bait
- 061 بخش ۶۱ - جواب دادن قاضی صوفی راHakim Menjawab Sufi 11 bait
- 062 بخش ۶۲ - حکایت در تقریر آنک صبر در رنج کار سهلتر از صبر در فراق یار بودKisah untuk Menegaskan Bahwa Bersabar dalam Penderitaan Lebih Mudah Daripada Bersabar dalam Perpisahan dengan Kekasih 22 bait
- 063 بخش ۶۳ - مثلPerumpamaan 54 bait
- 064 بخش ۶۴ - باقی قصهٔ فقیر روزیطلب بیواسطهٔ کسبSisa Kisah Fakir yang Mencari Rezeki Tanpa Perantara Usaha 74 bait
- 065 بخش ۶۵ - قصهٔ آن گنجنامه کی پهلوی قبهای روی به قبله کن و تیر در کمان نه بینداز آنجا کی افتد گنجستKisah Peta Harta Karun yang Berkata: “Di Samping Kubah, Hadapkan Wajahmu ke Kiblat, Pasangkan Anak Panah pada Busur, dan Tembakkan. Di Mana pun Jatuhnya, Di Sanalah Harta Karun Itu Berada.” 31 bait
- 066 بخش ۶۶ - تمامی قصهٔ آن فقیر و نشان جای آن گنجSelesai Kisah Fakir Itu dan Petunjuk Lokasi Harta Karun Itu 9 bait
- 067 بخش ۶۷ - فاش شدن خبر این گنج و رسیدن به گوش پادشاهTersebarnya Berita Harta Karun Ini dan Sampainya ke Telinga Raja 11 bait
- 068 بخش ۶۸ - نومید شدن آن پادشاه از یافتن آن گنج و ملول شدن او از طلب آنKekecewaan Raja Itu untuk Menemukan Harta Karun Itu dan Keengganannya untuk Mencari Harta Karun Itu 16 bait
- 069 بخش ۶۹ - باز دادن شاه گنجنامه را به آن فقیر کی بگیر ما از سر این برخاستیمRaja mengembalikan harta karun kepada si fakir, 'Ambillah, kami telah menyerahkannya' 69 bait
- 070 بخش ۷۰ - حکایت مرید شیخ حسن خرقانی قدس الله سرهKisah murid Syekh Hasan Kharaqani qaddasallahu sirrahu 12 bait
- 071 بخش ۷۱ - پرسیدن آن وارد از حرم شیخ کی شیخ کجاست کجا جوییم و جواب نافرجام گفتن حرمOrang yang datang itu bertanya kepada istri Syekh, 'Di mana Syekh? Di mana kami harus mencarinya?' Dan sang istri memberikan jawaban yang tidak memuaskan 12 bait
- 072 بخش ۷۲ - جواب گفتن مرید و زجر کردن مرید آن طعانه را از کفر و بیهوده گفتنMurid itu menjawab dan menegur orang yang mencela itu karena kekafirannya dan perkataan sia-sianya 47 bait
- 073 بخش ۷۳ - واگشتن مرید از وثاق شیخ و پرسیدن از مردم و نشان دادن ایشان کی شیخ به فلان بیشه رفته استMurid itu kembali dari kediaman Syekh dan bertanya kepada orang-orang, lalu mereka menunjukkan bahwa Syekh telah pergi ke hutan itu 11 bait
- 074 بخش ۷۴ - یافتن مرید مراد را و ملاقات او با شیخ نزدیک آن بیشهMurid menemukan tujuannya dan pertemuannya dengan Syekh di dekat hutan itu 27 bait
- 075 بخش ۷۵ - حکمت در انی جاعل فی الارض خلیفةHikmah di balik 'Aku akan menjadikan di bumi seorang khalifah' 38 bait
- 076 بخش ۷۶ - معجزهٔ هود علیهالسلام در تخلص مؤمنان امت به وقت نزول بادMukjizat Hud as. dalam menyelamatkan orang-orang beriman dari umatnya ketika angin topan turun 66 bait
- 077 بخش ۷۷ - رجوع کردن به قصهٔ قبه و گنجKembali ke kisah kubah dan harta karun 31 bait
- 078 بخش ۷۸ - انابت آن طالب گنج به حق تعالی بعد از طلب بسیار و عجز و اضطرار کی ای ولی الاظهار تو کن این پنهان را آشکارTobat pencari harta karun itu kepada Tuhan Yang Maha Tinggi setelah banyak mencari, merasa tak berdaya dan terpaksa, 'Wahai Penampakkan, Engkaulah yang menyingkapkan yang tersembunyi ini' 59 bait
- 079 بخش ۷۹ - آواز دادن هاتف مر طالب گنج را و اعلام کردن از حقیقت اسرار آنSuara gaib memanggil pencari harta karun itu dan memberitahukan tentang kebenaran rahasia itu 29 bait
- 080 بخش ۸۰ - حکایت آن سه مسافر مسلمان و ترسا و جهود و آن کی به منزل قوتی یافتند و ترسا و جهود سیر بودند گفتند این قوت را فردا خوریم مسلمان صایم بود گرسنه ماند از آنک مغلوب بودKisah tiga musafir Muslim, Kristen, dan Yahudi, dan bahwa mereka menemukan makanan di penginapan, lalu orang Kristen dan Yahudi kenyang dan berkata, 'Kita akan makan makanan ini besok', sedangkan Muslim itu berpuasa dan lapar karena kalah suara 81 bait
- 081 بخش ۸۱ - حکایت اشتر و گاو و قج که در راه بند گیاه یافتند هر یکی میگفت من خورمKisah unta, sapi, dan keledai yang menemukan rumput di jalan, masing-masing berkata, 'Aku yang akan memakannya' 8 bait
- 082 بخش ۸۲ - مثلPerumpamaan 21 bait
- 083 بخش ۸۳ - جواب گفتن مسلمان آنچ دید به یارانش جهود و ترسا و حسرت خوردن ایشانMuslim itu menceritakan apa yang dilihatnya kepada teman-temannya, Yahudi dan Kristen, dan penyesalan mereka 24 bait
- 084 بخش ۸۴ - منادی کردن سید ملک ترمد کی هر کی در سه یا چهار روز به سمرقند رود به فلان مهم خلعت و اسپ و غلام و کنیزک و چندین زر دهم و شنیدن دلقک خبر این منادی در ده و آمدن به اولاقی نزد شاه کی من باری نتوانم رفتنPengumuman Sayyid Malik Termez bahwa 'Siapa saja yang dalam tiga atau empat hari pergi ke Samarkand untuk urusan tertentu, aku akan memberinya pakaian kebesaran, kuda, budak laki-laki, budak perempuan, dan sekian banyak emas', dan seorang badut mendengar berita pengumuman ini di desa, lalu datang ke istana raja dan berkata, 'Aku tidak bisa pergi' 122 bait
- 085 بخش ۸۵ - حکایت تعلق موش با چغز و بستن پای هر دو به رشتهای دراز و بر کشیدن زاغ موش را و معلق شدن چغز و نالیدن و پشیمانی او از تعلق با غیر جنس و با جنس خود ناساختنKisah persahabatan tikus dengan katak, dan mengikat kaki keduanya dengan tali panjang, lalu burung gagak mengangkat tikus, dan katak menggantung dan meratap serta menyesal karena berteman dengan yang tidak sejenis dan tidak mau bergaul dengan jenisnya sendiri 33 bait
- 086 بخش ۸۶ - تدبیر کردن موش به چغز کی من نمیتوانم بر تو آمدن به وقت حاجت در آب میان ما وصلتی باید کی چون من بر لب جو آیم ترا توانم خبر کردن و تو چون بر سر سوراخ موشخانه آیی مرا توانی خبر کردن الی آخرهTikus mengatur siasat dengan katak, 'Aku tidak bisa datang kepadamu saat dibutuhkan di air, harus ada ikatan di antara kita sehingga ketika aku datang ke tepi sungai, aku bisa memberitahumu, dan ketika kamu datang ke atas lubang rumah tikus, kamu bisa memberitahuku, dan seterusnya' 21 bait
- 087 بخش ۸۷ - مبالغه کردن موش در لابه و زاری و وصلت جستن از چغز آبیTikus sangat memohon dan memelas serta mencari ikatan dari katak air 29 bait
- 088 بخش ۸۸ - لابه کردن موش مر چغز را کی بهانه میندیش و در نسیه مینداز انجاح این حاجت مرا کی فی التاخیر آفات و الصوفی ابن الوقت و ابن دست از دامن پدر باز ندارد و اب مشفق صوفی کی وقتست او را بنگرش به فردا محتاج نگرداند چندانش مستغرق دارد در گلزار سریع الحسابی خویش نه چون عوام منتظر مستقبل نباشد نهری باشد نه دهری کی لا صباح عند الله و لا مساء ماضی و مستقبل و ازل و ابد آنجا نباشد آدم سابق و دجال مسبوق نباشد کی این رسوم در خطهٔ عقل جز وی است و روح حیوانی در عالم لا مکان و لا زمان این رسوم نباشد پس او ابن وقتیست کی لا یفهم منه الا نفی تفرقة الا زمنة چنانک از الله واحد فهم شود نفی دوی نی حقیقت واحدیTikus memohon kepada katak, 'Jangan mencari alasan dan jangan menunda pemenuhan kebutuhanku ini, karena dalam penundaan ada banyak bahaya, dan Sufi adalah putra waktu, dan seorang putra tidak melepaskan tangan dari ayahnya, dan seorang ayah yang penuh kasih sayang adalah Sufi yang melihat waktunya dan tidak membiarkannya membutuhkan besok, begitu tenggelam dalam taman kebun perhitungannya yang cepat, tidak seperti orang awam yang menunggu masa depan, ia adalah sungai, bukan zaman, karena tidak ada pagi dan sore di sisi Allah, tidak ada masa lalu dan masa depan, tidak ada azali dan abadi di sana, Adam bukan yang awal dan Dajjal bukan yang akhir, karena semua aturan ini ada di wilayah akal parsial dan roh hewani, di alam tanpa tempat dan tanpa waktu, aturan-aturan ini tidak ada. Jadi ia adalah putra waktu yang darinya tidak dipahami kecuali penafian perbedaan waktu, seperti halnya dari Allah Yang Esa dipahami penafian dualitas, bukan hakikat keesaan' 101 bait
- 089 بخش ۸۹ - حکایت شب دزدان کی سلطان محمود شب در میان ایشان افتاد کی من یکیام از شما و بر احوال ایشان مطلع شدن الی آخرهKisah para pencuri malam di mana Sultan Mahmud jatuh di antara mereka pada malam hari, 'Aku adalah salah satu dari kalian', dan ia mengetahui keadaan mereka, dan seterusnya 105 bait
- 090 بخش ۹۰ - قصهٔ آنک گاو بحری گوهر کاویان از قعر دریا بر آورد شب بر ساحل دریا نهد در درخش و تاب آن میچرد بازرگان از کمین برون آید چون گاو از گوهر دورتر رفته باشد بازرگان به لجم و گل تیره گوهر را بپوشاند و بر درخت گریزد الی آخر القصه و التقریبKisah sapi laut yang mengeluarkan mutiara Kavi dari dasar laut, meletakkannya di pantai pada malam hari, dan merumput dalam kilauan dan cahayanya. Pedagang keluar dari persembunyiannya ketika sapi itu telah menjauh dari mutiara. Pedagang menutupi mutiara itu dengan lumpur dan tanah gelap, lalu kabur ke pohon, dan seterusnya, kisah dan analogi 19 bait
- 091 بخش ۹۱ - رجوع کردن به قصهٔ طلب کردن آن موش آن چغز را لبلب جو و کشیدن سر رشته تا چغز را در آب خبر شود از طلب اوKembali ke kisah tikus yang memanggil katak di tepi sungai, dan menarik ujung talinya agar katak di dalam air mengetahui panggilannya 33 bait
- 092 بخش ۹۲ - قصهٔ عبدالغوث و ربودن پریان او را و سالها میان پریان ساکن شدن او و بعد از سالها آمدن او به شهر و فرزندان خویش را باز ناشکیفتن او از آن پریان به حکم جنسیت و همدلی او با ایشانKisah Abdul Ghauth dan bagaimana ia diculik oleh jin, lalu ia tinggal di antara jin selama bertahun-tahun, dan setelah bertahun-tahun ia kembali ke kota, dan anak-anaknya tidak sabar berpisah dari jin karena kesamaan jenis dan kesamaan hati dengannya 40 bait
- 093 بخش ۹۳ - داستان آن مرد کی وظیفه داشت از محتسب تبریز و وامها کرده بود بر امید آن وظیفه و او را خبر نه از وفات او حاصل از هیچ زندهای وام او گزارده نشد الا از محتسب متوفی گزارده شد چنانک گفتهاند لیس من مات فاستراح بمیت انما المیت میت الاحیاءKisah seorang pria yang memiliki tunjangan dari muhtasib Tabriz dan telah berutang dengan harapan tunjangan itu, dan ia tidak tahu tentang kematiannya. Pada akhirnya, tidak ada orang hidup yang melunasi utangnya kecuali muhtasib yang telah meninggal itu melunasinya, seperti yang dikatakan, 'Bukanlah orang yang mati dan beristirahat itu mati, melainkan orang mati adalah orang mati di antara yang hidup' 15 bait
- 094 بخش ۹۴ - آمدن جعفر رضی الله عنه به گرفتن قلعه به تنهایی و مشورت کردن ملک آن قلعه در دفع او و گفتن آن وزیر ملک را کی زنهار تسلیم کن و از جهل تهور مکن کی این مرد میدست و از حق جمعیت عظیم دارد در جان خویش الی آخرهJa'far r.a. datang untuk merebut benteng sendirian, dan raja benteng itu bermusyawarah untuk mengusirnya, dan menteri itu berkata kepada raja, 'Hati-hati, serahkanlah dan jangan berani karena kebodohan, karena pria ini adalah pahlawan dan memiliki banyak kekuatan dari Allah dalam jiwanya', dan seterusnya 77 bait
- 095 بخش ۹۵ - رجوع کردن به حکایت آن شخص وام کرده و آمدن او به امید عنایت آن محتسب سوی تبریزKembali ke kisah orang yang berutang itu dan kedatangannya ke Tabriz dengan harapan kebaikan muhtasib itu 18 bait
- 096 بخش ۹۶ - باخبر شدن آن غریب از وفات آن محتسب و استغفار او از اعتماد بر مخلوق و تعویل بر عطای مخلوق و یاد نعمتهای حق کردنش و انابت به حق از جرم خود ثُمَّ الَّذینَ کَفَروا بِرَبِّهِمْ یَعْدِلونَOrang asing itu mengetahui kematian muhtasib itu dan memohon ampunan karena bergantung pada makhluk dan mengandalkan pemberian makhluk, serta mengingat nikmat-nikmat Allah dan bertaubat kepada Allah dari dosanya. 'Kemudian orang-orang kafir itu menyamakan Tuhan mereka' 96 bait
- 097 بخش ۹۷ - مثل دوبین همچو آن غریب شهر کاش عمر نام کی از یک دکانش به سبب این به آن دکان دیگر حواله کرد و او فهم نکرد کی همه دکان یکیست درین معنی کی به عمر نان نفروشند هم اینجا تدارک کنم من غلط کردم نامم عمر نیست چون بدین دکان توبه و تدارک کنم نان یابم از همه دکانهای این شهر و اگر بیتدارک همچنین عمر نام باشم ازین دکان در گذرم محرومم و احولم و این دکانها را از هم جدا دانستهامPerumpamaan orang yang rabun ganda seperti orang asing dari kota Kash, yang namanya Umar, yang dari satu toko dialihkan ke toko lain karena hal ini, dan ia tidak mengerti bahwa semua toko itu satu dalam makna ini, bahwa roti tidak dijual kepada Umar, saya akan memperbaikinya di sini. Saya salah, nama saya bukan Umar, jika saya bertaubat dan memperbaikinya di toko ini, saya akan menemukan roti dari semua toko di kota ini, dan jika saya terus menjadi Umar tanpa perbaikan, saya akan lewat dari toko ini, saya akan محروم (diharamkan) dan rabun ganda, dan saya menganggap toko-toko ini terpisah satu sama lain 28 bait
- 098 بخش ۹۸ - توزیع کردن پایمرد در جملهٔ شهر تبریز و جمع شدن اندک چیز و رفتن آن غریب به تربت محتسب به زیارت و این قصه را بر سر گور او گفتن به طریق نوحه الی آخرهPenyebar berita menyebarkan di seluruh kota Tabriz dan mengumpulkan sedikit harta, dan orang asing itu pergi ke makam muhtasib untuk berziarah dan menceritakan kisah ini di atas kuburannya sebagai ratapan, dan seterusnya 97 bait
- 099 بخش ۹۹ - دیدن خوارزمشاه رحمه الله در سیران در موکب خود اسپی بس نادر و تعلق دل شاه به حسن و چستی آن اسپ و سرد کردن عمادالملک آن اسپ را در دل شاه و گزیدن شاه گفت او را بر دید خویش چنانک حکیم رحمة الله علیه در الهینامه فرمود چون زبان حسد شود نخاس یوسفی یابی از گزی کرباس از دلالی برادران یوسف حسودانه در دل مشتریان آن چندان حسن پوشیده شد و زشت نمودن گرفت کی وَ کانوا فیهِ مِنَ الزّاهِدینَKharazmshah rahimahullah melihat seekor kuda yang sangat langka dalam rombongannya saat berkeliling, dan hati raja terpikat pada keindahan dan kelincahan kuda itu, dan Imad al-Mulk mendinginkan hati raja terhadap kuda itu, dan raja memilihnya di atas pandangannya, seperti yang dikatakan oleh Hakim rahimahullah dalam Ilahi-nama: 'Ketika lidah dengki menjadi pedagang, kau akan menemukan Yusuf dari kain karung. Karena perantaraan saudara-saudara Yusuf yang dengki, begitu banyak keindahan yang tersembunyi dan tampak buruk di hati para pembeli sehingga 'mereka termasuk orang-orang yang tidak menginginkannya' 55 bait
- 100 بخش ۱۰۰ - ماخذهٔ یوسف صدیق صلواتالله علیه به حبس بضع سنین به سبب یاری خواستن از غیر حق و گفتن اذکرنی عند ربک مع تقریرهNabi Yusuf as. dipenjara selama beberapa tahun karena meminta bantuan selain dari Allah dan mengucapkan 'Sebutlah aku di sisi Tuhanmu' dengan penjelasannya 118 bait
- 101 بخش ۱۰۱ - رجوع کردن به قصهٔ آن پایمرد و آن غریب وامدار و بازگشتن ایشان از سر گور خواجه و خواب دیدن پایمرد خواجه را الی آخرهKembali ke kisah penyebar berita dan orang asing yang berutang itu, dan kepulangan mereka dari makam Khawaja, serta mimpi penyebar berita tentang Khawaja, dan seterusnya 15 bait
- 102 بخش ۱۰۲ - گفتن خواجه در خواب به آن پایمرد وجوه وام آن دوست را کی آمده بود و نشان دادن جای دفن آن سیم و پیغام کردن به وارثان کی البته آن را بسیار نبینند وهیچ باز نگیرند و اگر چه او هیچ از آن قبول نکند یا بعضی را قبول نکند هم آنجا بگذارند تا هر آنک خواهد برگیرد کی من با خدا نذرها کردم کی از آن سیم به من و به متعلقان من حبهای باز نگردد الی آخرهKhawaja mengatakan dalam mimpi kepada penyebar berita tentang jumlah utang temannya yang datang, dan menunjukkan tempat di mana perak itu dikubur, serta berpesan kepada para ahli waris agar tidak mengambil terlalu banyak dan tidak mengambil kembali apa pun, dan meskipun ia tidak menerima sebagian atau tidak menerima sama sekali, tetap biarkan di sana agar siapa pun yang mau mengambilnya, karena saya telah bernazar kepada Allah bahwa tidak sepeser pun dari perak itu akan kembali kepada saya dan keluarga saya, dan seterusnya 50 bait
- 103 بخش ۱۰۳ - حکایت آن پادشاه و وصیت کردن او سه پسر خویش را کی درین سفر در ممالک من فلان جا چنین ترتیب نهید و فلان جا چنین نواب نصب کنید اما الله الله به فلان قلعه مروید و گرد آن مگردیدKisah seorang raja dan wasiatnya kepada tiga putranya bahwa 'dalam perjalanan ini, di wilayah kekuasaanku, aturlah seperti ini di tempat ini dan tunjuklah wakil seperti ini di tempat ini, tetapi demi Allah, jangan pergi ke benteng itu dan jangan mendekatinya' 13 bait
- 104 بخش ۱۰۴ - بیان استمداد عارف از سرچشمهٔ حیات ابدی و مستغنی شدن او از استمداد و اجتذاب از چشمههای آبهای بیوفا کی علامة ذالک التجافی عن دار الغرور کی آدمی چون بر مددهای آن چشمهها اعتماد کند در طلب چشمهٔ باقی دایم سست شود کاریز درون جان تو میباید کز عاریهها ترا دری نگشاید یک چشمهٔ آب از درون خانه به زان جویی که آن ز بیرون آیدPenjelasan tentang seorang arif yang memohon bantuan dari sumber kehidupan abadi dan menjadi kaya raya dari memohon bantuan dan menarik dari sumber-sumber air yang tidak setia, di mana tanda dari hal itu adalah menjauhkan diri dari rumah yang menipu. Karena ketika seseorang mengandalkan bantuan dari sumber-sumber itu, ia akan selalu malas dalam mencari sumber yang kekal. Kanal di dalam jiwamu harus ada agar tidak ada pintu yang terbuka bagimu dari pinjaman. Sebuah mata air dari dalam rumah lebih baik daripada saluran air yang datang dari luar 34 bait
- 105 بخش ۱۰۵ - روان شدن شهزادگان در ممالک پدر بعد از وداع کردن ایشان شاه را و اعادت کردن شاه وقت وداع وصیت را الی آخرهKepergian para pangeran ke wilayah ayah mereka setelah mengucapkan selamat tinggal kepada raja, dan raja mengulang kembali wasiatnya saat berpisah, dan seterusnya 69 bait
- 106 بخش ۱۰۶ - رفتن پسران سلطان به حکم آنک الانسان حریص علی ما منع ما بندگی خویش نمودیم ولیکن خوی بد تو بنده ندانست خریدن به سوی آن قلعهٔ ممنوع عنه آن همه وصیتها و اندرزهای پدر را زیر پا نهادند تا در چاه بلا افتادند و میگفتند ایشان را نفوس لوامه الم یاتکم نذیر ایشان میگفتند گریان و پشیمان لوکنا نسمع او نعقل ماکنا فی اصحاب السعیرPara putra sultan pergi atas dasar bahwa 'manusia itu serakah terhadap apa yang dilarang'. 'Kami menunjukkan ketaatan kami, tetapi kebiasaan burukmu tidak tahu cara membeli seorang hamba.' Menuju benteng yang dilarang itu, mereka menginjak-injak semua wasiat dan nasihat ayah mereka sehingga mereka jatuh ke dalam sumur cobaan dan berkata kepada diri mereka sendiri, 'Bukankah telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?' Mereka berkata sambil menangis dan menyesal, 'Seandainya kami mendengar atau berakal, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala' 61 bait
- 107 بخش ۱۰۷ - دیدن ایشان در قصر این قلعهٔ ذات الصور نقش روی دختر شاه چین را و بیهوش شدن هر سه و در فتنه افتادن و تفحص کردن کی این صورت کیستMereka melihat di istana benteng itu, yang penuh dengan gambar, lukisan wajah putri raja Cina, dan ketiganya pingsan serta jatuh ke dalam fitnah dan mencari tahu siapa pemilik wajah ini 39 bait
- 108 بخش ۱۰۸ - حکایت صدر جهان بخارا کی هر سایلی کی به زبان بخواستی از صدقهٔ عام بیدریغ او محروم شدی و آن دانشمند درویش به فراموشی و فرط حرص و تعجیل به زبان بخواست در موکب صدر جهان از وی رو بگردانید و او هر روز حیلهٔ نو ساختی و خود را گاه زن کردی زیر چادر وگاه نابینا کردی و چشم و روی خود بسته به فراستش بشناختی الی آخرهKisah Sadr Jahan Bukhara, bahwa setiap pengemis yang meminta dengan lisan akan diharamkan dari sedekah umumnya yang berlimpah, dan seorang ulama fakir karena lupa, sangat serakah, dan tergesa-gesa meminta dengan lisan dalam rombongan Sadr Jahan, lalu Sadr Jahan berpaling darinya. Dan setiap hari ia membuat tipuan baru, kadang ia menyamar sebagai wanita di bawah cadar, kadang ia menyamar sebagai orang buta dengan mata dan wajah tertutup, namun Sadr Jahan mengenalnya dengan firasatnya, dan seterusnya 44 bait
- 109 بخش ۱۰۹ - حکایت آن دو برادر یکی کوسه و یکی امرد در عزب خانهای خفتند شبی اتفاقا امرد خشتها بر مقعد خود انبار کرد عاقبت دباب دب آورد و آن خشتها را به حیله و نرمی از پس او برداشت کودک بیدار شد به جنگ کی این خشتها کو کجا بردی و چرا بردی او گفت تو این خشتها را چرا نهادی الی آخرهKisah dua bersaudara, satu tidak berjanggut dan satu lagi belum tumbuh jenggotnya, tidur di sebuah rumah bujangan. Suatu malam, yang belum tumbuh jenggotnya menumpuk batu bata di pantatnya. Akhirnya, ular datang dan dengan tipu daya dan kelembutan mengambil batu bata itu dari belakangnya. Anak itu terbangun dan bertengkar, 'Batu bata ini ke mana kau bawa dan mengapa kau bawa?' Ia menjawab, 'Mengapa kau meletakkan batu bata ini?' dan seterusnya 41 bait
- 110 بخش ۱۱۰ - در تفسیر این خبر کی مصطفی صلواتالله علیه فرمود منهومان لا یشبعان طالب الدنیا و طالب العلم کی این علم غیر علم دنیا باید تا دو قسم باشد اما علم دنیا هم دنیا باشد الی آخره و اگر همچنین شود کی طالب الدنیا و طالب الدنیا تکرار بود نه تقسیم مع تقریرهDalam tafsir hadis bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda, 'Dua orang yang tak pernah kenyang adalah pencari dunia dan pencari ilmu', bahwa ilmu ini haruslah selain ilmu dunia agar ada dua macam. Tetapi ilmu dunia adalah dunia itu sendiri, dan seterusnya. Dan jika demikian, maka 'pencari dunia dan pencari dunia' adalah pengulangan, bukan pembagian, dengan penjelasannya 3 bait
- 111 بخش ۱۱۱ - بحث کردن آن سه شهزاده در تدبیر آن واقعهPerdebatan ketiga pangeran tentang rencana kejadian itu 5 bait
- 112 بخش ۱۱۲ - مقالت برادر بزرگینKata-kata saudara tertua 22 bait
- 113 بخش ۱۱۳ - ذکر آن پادشاه که آن دانشمند را به اکراه در مجلس آورد و بنشاند ساقی شراب بر دانشمند عرضه کرد ساغر پیش او داشت رو بگردانید و ترشی و تندی آغاز کرد شاه ساقی را گفت کی هین در طبعش آر ساقی چندی بر سرش کوفت و شرابش در خورد داد الی آخرهMengenai raja yang membawa seorang ulama ke majlis secara paksa dan mendudukkannya. Pelayan menyuguhkan minuman kepada ulama itu. Ia menolak dan mulai menunjukkan kekesalan dan kemarahan. Raja berkata kepada pelayan, 'Masukkanlah ke dalam sifatnya!' Pelayan memukulinya beberapa kali dan memaksanya meminum minuman itu, dan seterusnya 66 bait
- 114 بخش ۱۱۴ - روان گشتن شاهزادگان بعد از تمام بحث و ماجرا به جانب ولایت چین سوی معشوق و مقصود تا به قدر امکان به مقصود نزدیکتر باشند اگر چه راه وصل مسدودست به قدر امکان نزدیکتر شدن محمودست الی آخرهPara pangeran berangkat setelah perdebatan dan perselisihan selesai, menuju wilayah Cina menuju kekasih dan tujuan mereka, agar sedapat mungkin lebih dekat dengan tujuan, meskipun jalan menuju persatuan tertutup, sedapat mungkin mendekati yang dipuji, dan seterusnya 6 bait
- 115 بخش ۱۱۵ - حکایت امرء القیس کی پادشاه عرب بود و به صورت عظیم به جمال بود یوسف وقت خود بود و زنان عرب چون زلیخا مردهٔ او و او شاعر طبع قفا نبک من ذکری حبیب و منزل چون همه زنان او را به جان میجستند ای عجب غزل او و نالهٔ او بهر چه بود مگر دانست کی اینها همه تمثال صورتیاند کی بر تختههای خاک نقش کردهاند عاقبت این امرء القیس را حالی پیدا شد کی نیمشب از ملک و فرزند گریخت و خود را در دلقی پنهان کرد و از آن اقلیم به اقلیم دیگر رفت در طلب آن کس کی از اقلیم منزه است یختص برحمته من یشاء الی آخرهKisah Imru' al-Qais, yang merupakan raja Arab dan sangat tampan, Yusuf zamannya, dan wanita-wanita Arab seperti Zulaikha tergila-gila padanya, dan ia adalah penyair yang pandai merangkai kata. Mengapa ia meratap dan meratap, padahal semua wanita mencarinya dengan sepenuh hati? Mungkinkah ia tahu bahwa semua ini hanyalah gambaran dari bentuk-bentuk yang terukir di papan-papan tanah? Akhirnya, Imru' al-Qais mengalami suatu keadaan di mana ia melarikan diri dari kerajaan dan anak-anaknya di tengah malam, menyembunyikan diri dalam jubah, dan pergi dari satu negeri ke negeri lain untuk mencari seseorang yang suci dari negeri itu, 'Dia melimpahkan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki,' dan seterusnya 68 bait
- 116 بخش ۱۱۶ - بعد مکث ایشان متواری در بلاد چین در شهر تختگاه و بعد دراز شدن صبر بیصبر شدن آن بزرگین کی من رفتم الوداع خود را بر شاه عرضه کنم اما قدمی تنیلنی مقصودی او القی راسی کفادی ثم یا پای رساندم به مقصود و مراد یا سر بنهم همچو دل از دست آنجا و نصیحت برادران او را سود ناداشتن یا عاذل العاشقین دع فة اضلها الله کیف ترشدها الی آخرهSetelah mereka bersembunyi lama di negeri Cina, di ibu kota, dan setelah kesabaran habis, yang tertua tidak sabar lagi dan berkata, 'Aku pergi, selamat tinggal! Aku akan menawarkan diri kepada raja, tetapi satu langkah membawaku pada tujuanku', atau 'Aku akan melemparkan kepalaku sebagai tebusan, lalu wahai kakiku, antarkanlah aku pada tujuan dan keinginanku', atau 'Aku akan meletakkan kepalaku seperti hati karena kekecewaan di sana', dan nasihat saudara-saudaranya tidak bermanfaat baginya, 'Wahai pencela para pencinta, biarkanlah orang yang telah disesatkan Allah, bagaimana kamu akan membimbingnya?' dan seterusnya 120 bait
- 117 بخش ۱۱۷ - بیان مجاهد کی دست از مجاهده باز ندارد اگر چه داند بسطت عطاء حق را کی آن مقصود از طرف دیگر و به سبب نوع عمل دیگر بدو رساند کی در وهم او نبوده باشد او همه وهم و اومید درین طریق معین بسته باشد حلقهٔ همین در میزند بوک حق تعالی آن روزی را از در دیگر بدو رساند کی او آن تدبیر نکرده باشد و یرزقه من حیث لا یحتسب العبد یدبر والله یقدر و بود کی بنده را وهم بندگی بود کی مرا از غیر این در برساند اگر چه من حلقهٔ این در میزنم حق تعالی او را هم ازین در روزی رساند فیالجمله این همه درهای یکی سرایست مع تقریرهPenjelasan tentang mujahid yang tidak akan berhenti berjuang, meskipun ia mengetahui luasnya karunia Allah, bahwa tujuan itu akan sampai kepadanya dari arah lain dan karena jenis amal lain yang tidak pernah terlintas dalam benaknya. Ia hanya menggantungkan semua khayalan dan harapannya pada jalan tertentu ini, mengetuk pintu ini, barangkali Allah akan memberikan rezeki kepadanya dari pintu lain yang tidak pernah ia rencanakan, 'Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka'. 'Hamba merencanakan, dan Allah menetapkan.' Dan terkadang hamba berprasangka akan ketaatan, 'Sesungguhnya aku akan diberikan rezeki dari pintu selain ini, meskipun aku mengetuk pintu ini.' Allah akan memberinya rezeki dari pintu ini juga. Singkatnya, semua ini adalah pintu-pintu dari satu rumah, dengan penjelasannya 31 bait
- 118 بخش ۱۱۸ - حکایت آن شخص کی خواب دید کی آنچ میطلبی از یسار به مصر وفا شود آنجا گنجیست در فلان محله در فلان خانه چون به مصر آمد کسی گفت من خواب دیدهام کی گنجیست به بغداد در فلان محله در فلان خانه نام محله و خانهٔ این شخص بگفت آن شخص فهم کرد کی آن گنج در مصر گفتن جهت آن بود کی مرا یقین کنند کی در غیر خانهٔ خود نمیباید جستن ولیکن این گنج یقین و محقق جز در مصر حاصل نشودKisah seseorang yang bermimpi bahwa apa yang ia cari dari kekayaan akan terpenuhi di Mesir, bahwa ada harta karun di sana di lingkungan itu, di rumah itu. Ketika ia datang ke Mesir, seseorang berkata, 'Aku bermimpi bahwa ada harta karun di Baghdad di lingkungan itu, di rumah itu.' Ia menyebutkan nama lingkungan dan rumah orang ini. Orang itu mengerti bahwa perkataan 'harta karun di Mesir' itu dimaksudkan agar ia yakin bahwa ia tidak boleh mencari di luar rumahnya sendiri, tetapi harta karun keyakinan dan kepastian ini tidak akan didapatkan kecuali di Mesir 11 bait
- 119 بخش ۱۱۹ - سبب تاخیر اجابت دعای مؤمنAlasan tertundanya pengabulan doa orang beriman 21 bait
- 120 بخش ۱۲۰ - رجوع کردن به قصهٔ آن شخص کی به او گنج نشان دادند به مصر و بیان تضرع او از درویشی به حضرت حقKembali ke kisah orang yang ditunjukkan harta karun di Mesir, dan penjelasan tentang permohonannya kepada Allah dari kemiskinan 17 bait
- 121 بخش ۱۲۱ - رسیدن آن شخص به مصر و شب بیرون آمدن به کوی از بهر شبکوکی و گدایی و گرفتن عسس او را و مراد او حاصل شدن از عسس بعد از خوردن زخم بسیار و عَسی أَنْ تَکْرَهوا شَیْئاً وَ هُوَ خَیْرٌ لَکُمْ و قوله تعالی سَیَجْعَلُ اللهُ بَعْدَ عُسْرٍ یُسْراً و قوله علیهالسلام اشتدّی ازمّة تنفرجی و جمیع القرآن و الکتب المنزلة فی تقریر هذاTiba di Mesir, dan pada malam hari keluar ke jalan untuk berjaga dan mengemis, lalu ditangkap oleh penjaga malam, dan tujuannya tercapai dari penjaga malam itu setelah menerima banyak pukulan, dan 'boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik bagimu', dan firman-Nya, 'Allah akan menjadikan setelah kesulitan itu kemudahan', dan sabda Nabi saw., 'Bersabarlah dalam kesulitan, ia akan segera sirna', dan seluruh Al-Qur'an serta kitab-kitab yang diturunkan menegaskan hal ini 19 bait
- 122 بخش ۱۲۲ - بیان این خبر کی الکذب ریبة والصدق طمانینةPenjelasan dari hadis bahwa 'kebohongan itu meragukan, dan kejujuran itu menenangkan' 57 bait
- 123 بخش ۱۲۳ - مثلPerumpamaan 5 bait
- 124 بخش ۱۲۴ - بازگشتن آن شخص شادمان و مراد یافته و خدای را شکر گویان و سجده کنان و حیران در غرایب اشارات حق و ظهور تاویلات آن در وجهی کی هیچ عقلی و فهمی بدانجا نرسدOrang itu kembali dengan gembira dan tujuannya tercapai, bersyukur kepada Allah dan bersujud, serta keheranan akan keajaiban isyarat Allah dan munculnya penafsiran-penafsiran itu dalam cara yang tidak dapat dicapai oleh akal dan pemahaman apa pun 49 bait
- 125 بخش ۱۲۵ - مکرر کردن برادران پند دادن بزرگین را و تاب ناآوردن او آن پند را و در رمیدن او ازیشان شیدا و بیخود رفتن و خود را در بارگاه پادشاه انداختن بیدستوری خواستن لیک از فرط عشق و محبت نه از گستاخی و لاابالی الی آخرهSaudara-saudara berulang kali menasihati yang tertua, tetapi ia tidak tahan dengan nasihat itu, dan ia melarikan diri dari mereka dalam keadaan gila dan tak sadar, melemparkan diri ke istana raja tanpa meminta izin, tetapi karena cinta dan kasih sayang yang berlebihan, bukan karena kelancangan atau ketidakpedulian, dan seterusnya 63 bait
- 126 بخش ۱۲۶ - مفتون شدن قاضی بر زن جوحی و در صندوق ماندن و نایب قاضی صندوق را خریدن باز سال دوم آمدن زن جوحی بر امید بازی پارینه و گفتن قاضی کی مرا آزاد کن و کسی دیگر را بجوی الی آخر القصهHakim tergoda oleh istri Juhy dan tetap berada di dalam peti, lalu wakil hakim membeli peti itu. Lalu pada tahun kedua istri Juhy datang dengan harapan permainan yang sama seperti tahun sebelumnya, dan hakim berkata, 'Bebaskan aku dan carilah orang lain', dan seterusnya, hingga akhir kisah 26 bait
- 127 بخش ۱۲۷ - رفتن قاضی به خانهٔ زن جوحی و حلقه زدن جوحی به خشم بر در و گریختن قاضی در صندوقی الی آخرهHakim pergi ke rumah istri Juhy, dan Juhy dengan marah mengetuk pintu, lalu hakim melarikan diri ke dalam peti, dan seterusnya 45 bait
- 128 بخش ۱۲۸ - آمدن نایب قاضی میان بازار و خریداری کردن صندوق را از جوحی الی آخرهWakil hakim datang ke tengah pasar dan membeli peti itu dari Juhy, dan seterusnya 18 bait
- 129 بخش ۱۲۹ - در تفسیر این خبر کی مصطفی صلواتالله علیه فرمود من کنت مولاه فعلی مولاه تا منافقان طعنه زدند کی بس نبودش کی ما مطیعی و چاکری نمودیم او را چاکری کودکی خلم آلودمان هم میفرماید الی آخرهDalam tafsir hadis bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda, 'Barangsiapa yang aku adalah tuannya, maka Ali adalah tuannya', sampai orang-orang munafik mencela, 'Tidak cukupkah ia bahwa kami menunjukkan ketaatan dan pelayanan kepadanya, ia bahkan memerintahkan kami untuk melayani seorang anak kecil yang nakal', dan seterusnya 15 bait
- 130 بخش ۱۳۰ - باز آمدن زن جوحی به محکمهٔ قاضی سال دوم بر امید وظیفهٔ پارسال و شناختن قاضی او را الی اتمامهIstri Juhy kembali ke pengadilan hakim pada tahun kedua dengan harapan mendapatkan tunjangan seperti tahun lalu, dan hakim mengenalinya, sampai selesai 36 bait
- 131 بخش ۱۳۱ - باز آمدن به شرح قصهٔ شاهزاده و ملازمت او در حضرت شاهKembali ke kisah pangeran dan pengabdiannya di hadapan raja 19 bait
- 132 بخش ۱۳۲ - در بیان آنک دوزخ گوید کی قنطرهٔ صراط بر سر اوست ای مؤمن از صراط زودتر بگذر زود بشتاب تا عظمت نور تو آتش ما را نکشد جز یا مؤمن فان نورک اطفاء ناریPenjelasan bahwa neraka akan berkata, 'Jembatan Sirat ada di atasnya, wahai orang beriman, cepatlah lewati Sirat, cepatlah agar kebesaran cahayamu tidak memadamkan api kami', kecuali 'Wahai orang beriman, sesungguhnya cahayamu telah memadamkan apiku' 26 bait
- 133 بخش ۱۳۳ - متوفی شدن بزرگین از شهزادگان و آمدن برادر میانین به جنازهٔ برادر کی آن کوچکین صاحبفراش بود از رنجوری و نواختن پادشاه میانین را تا او هم لنگ احسان شد ماند پیش پادشاه صد هزار از غنایم غیبی و غنی بدو رسید از دولت و نظر آن شاه مع تقریر بعضهWafatnya pangeran tertua, dan datangnya saudara tengah ke pemakaman saudaranya, karena yang bungsu sakit di tempat tidur, dan raja menghormati yang tengah sehingga ia pun menjadi pincang karena kebaikan, ia tetap di hadapan raja, seratus ribu rampasan gaib dan kekayaan sampai kepadanya dari keberuntungan dan pandangan raja itu, dengan penjelasan sebagiannya 125 bait
- 134 بخش ۱۳۴ - وسوسهای کی پادشاهزاده را پیدا شد از سبب استغنایی و کشفی کی از شاه دل او را حاصل شده بود و قصد ناشکری و سرکشی میکرد شاه را از راه الهام و سر شاه را خبر شد دلش درد کرد روح او را زخمی زد چنانک صورت شاه را خبر نبود الی آخرهBisikan yang muncul pada pangeran karena kekayaan dan penyingkapan yang ia dapatkan dari raja hatinya, dan ia berniat untuk tidak bersyukur dan memberontak terhadap raja. Raja mengetahuinya melalui ilham, dan hati raja sakit, rohnya terluka sehingga rupa raja tidak mengetahuinya, dan seterusnya 38 bait
- 135 بخش ۱۳۵ - خطاب حق تعالی به عزرائیل علیهالسلام کی ترا رحم بر کی بیشتر آمد ازین خلایق کی جانشان قبض کردی و جواب دادن عزرائیل حضرت راFirman Allah Ta'ala kepada Izrail as., 'Siapakah di antara makhluk ini yang lebih kau kasihani saat kau cabut nyawanya?' dan jawaban Izrail kepada hadirat-Nya 18 bait
- 136 بخش ۱۳۶ - کرامات شیخ شیبان راعی قدس الله روحه العزیزKaramah Syekh Syayban Ra'i qaddasallahu ruhahu al-aziz 16 bait
- 137 بخش ۱۳۷ - رجوع کردن به قصهٔ پروردن حق تعالی نمرود را بیواسطهٔ مادر و دایه در طفلیKembali ke kisah Allah Ta'ala memelihara Namrud tanpa perantara ibu dan pengasuh di masa kecilnya 34 bait
- 138 بخش ۱۳۸ - رجوع کردن بدان قصه کی شاهزاده بدان طغیان زخم خورد از خاطر شاه پیش از استکمال فضایل دیگر از دنیا برفتKembali ke kisah pangeran yang terluka oleh pikiran raja karena pemberontakan itu, lalu meninggal dunia sebelum mencapai keutamaan-keutamaan lain di dunia 12 bait
- 139 بخش ۱۳۹ - وصیت کردن آن شخص کی بعد از من او برد مال مرا از سه فرزند من کی کاهلترستWasiat seseorang yang berkata, 'Setelahku, yang mengambil hartaku adalah dari ketiga anakku yang paling malas' 25 bait
- 140 بخش ۱۴۰ - مثلPerumpamaan 14 bait